Gadis Terakhir
Sifabella membagi-bagi croissant isi almond dan buah beri segar.
“Enak banget ya hidup di sini,” ujar Sifabella pelan, mengamati suasana sekitar.
Aarav mengangguk. “Kita enggak butuh banyak buat bahagia. Cukup kamu, Aga, dan roti hangat.”
Aghastya menyela, “Dan dinosaurus! Jangan lupa dinosaurus!”
“Dino nomor tiga di daftar, oke?” Aarav mengedip.