Terjebak Hasrat Dua Tuan Muda Dewangga
"Dulu Non Syifa bilang benci setengah mati, bahkan tidak mau melihat mukanya. Tapi sekarang, si Kecil di dalam sana malah jadi 'mata-mata' Tuan. Dia nggak mau tenang kalau nggak ada Papanya. Ternyata benci dan rindu itu bedanya tipis sekali ya, Non?"
Syifa tertegun, lalu memalingkan wajahnya ke arah piring rujak. "Itu bayinya, Bi. Bukan saya. Saya tetap benci pria sombong itu."
"Iya, iya... Bi Sumi percaya kok," goda Bi Sumi lagi, masih dengan tawa kecilnya. "Tapi biasanya, apa yang dirasakan bayi itu cerminan dari apa yang dirasakan ibunya. Mungkin Non Syifa sebenarnya yang sedang rindu, tapi gengsinya setinggi langit."
Bab Populer