Sang Penjaga Pajajaran
Dari batu itu, aliran cahaya menjalar ke segala arah,
menghubungkan setiap dinding, setiap relief, dan setiap gema di udara.
Larisa menatapnya takjub. “Itu… pusatnya?”
Arjuna mengangguk pelan. “Ya. Inilah Jantung Pajajaran. Tempat di mana rasa bumi dan rasa manusia bersatu.”
Raksa melangkah mendekat. “Apa yang harus kita lakukan di sini, Juna?”
Arjuna menatap batu itu lama, lalu berkata dengan nada berat, “Kita tidak melakukan apa-apa, Raksa. Kita mendengarkan.”
Hot Chapters