Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa
"Aku kesal pada Tante Arini. Setiap haei kesini, memang di rumahnya gak ada kerjaan? Mama juga, kenapa selalu percaya ucapannya?"
“Non Senja harus sabar. Kalau ingin membongkar niat buruk Bu Arini, harus tenang. Jangan terbawa emosi,” bisik Bi Sri pelan setelah mereka sampai di kamar.
Senja berhenti. “Apa, Bik?”
“Maaf, Non. Tadi Bibi tidak sengaja mendengar,” jawab wanita yang telah puluhan tahun bekerja di rumah itu.
“Bibi juga merasa, kan… kalau Tante Arini punya niat jahat?” Senja bersemangat. Ternyata tak hanya dirinya, ada orang lain yang juga menyadari niat buruk Arini.
Bab Populer