Antara Aku dan Adik Tiriku
Dia masih mencerna semua yang terjadi di sekitarnya.
Syaqila berdecih sinis, "Masih saja gagu."
"Syaki!" Utari menegurnya.
Sementara Raffael, dia termenung kosong. Dia memandangi tangannya sendiri yang terpasang infus, tepat di pergelangan tangannya.
Lalu, kepalan tangannya terbentuk.
Benar.
Ini ... Adalah kehidupan dia yang sebenarnya.
Seorang pecundang sebenarnya, yang diam-diam memiliki dendam pada kakaknya sendiri. Bermimpi untuk menjadi sesuatu, dimana dia bisa menjungkir balikan kehidupannya menjadi lebih baik.