Me and My Destiny
Membuat Elang mengaduh dan mengelus-elus dahi mulusnya.
“Aduh, bar-bar juga lo ye.” Seru Elang, mengelus dahinya yang nyeri.
Kia tak terima, “Lagian lo asal aja bilang gue cewek nggak normal.”
“Hehee… Ya Sorry deh. Soalnya yang gue tau, cewek-cewek pasti tertarik sama cowok ganteng, pintar, dan pandai ngerayu kayak Arga.”
Kia menyeruput lagi kopinya, “Perasaan itu nggak akan muncul semata-mata hanya karena tampilan seseorang.”
Hot Chapters