Cinta Terlarang, Anak Tersembunyi
Ruangan itu selalu menjadi tempat paling menenangkan baginya—aroma wangi kayu, ketertiban rak buku, dan kursi kerja Jayden yang masih menyimpan jejak kehangatan suaminya.
Ia duduk, membuka laptop, dan langsung mengalihkan perhatian pada pekerjaan yang menumpuk. Kontrak desain, revisi presentasi, dan laporan dari tim inti Lucarelli muncul satu per satu di layar. Bekerja membuat pikirannya terisi penuh, membuat pesan misterius itu perlahan memudar dari fokus utamanya.
“Aku tidak boleh mengecewakan Inzaghi… atau Alessandro,” gumamnya sambil mengetik.
Hot Chapters