Hidup di Dua Hati
Senyum Naya semakin lebar, menutupi hatinya yang mengilu saat mendengar kata 'manten'.
"Udah, ah. Masuk, yuk. Ntar lagi kuliah dimulai." Naya menginterupsi saat melihat gelagat temannya hendak bertanya lagi.
*
Setelah berdiskusi lama, akhirnya Lembah Harau menjadi pilihan Naya dan teman-teman satu jurusan, untuk berlibur. Mereka merental satu bus pariwisata untuk mengantar ke salah satu lembah terindah di Indonesia. Tempat itu dikelilingi cadas yang curam, tegak lurus, berwarna kemerahan, dan termasuk salah satu cagar alam yang dilindungi oleh pemerintah. Keindahan tempat itu semakin sempurna dengan derasnya suara air terjun yang bernama, Sarasah Bunta. Air yang mengalir di sela-sela cadas y
Hot Chapters