CINTA PERTAMA SI GADIS ES
Seperti makanan yang sehat dan bergizi, tapi tanpa rasa.
Pada suatu malam, Sasya tidak bisa tidur. Ia bangkit dari tempat tidurnya, berjalan menuju jendela kamarnya. Dari sana, ia bisa melihat kerlap-kerlip lampu kota BSD City yang tak pernah tidur. Lampu-lampu gedung tinggi, lalu lintas yang bergerak seperti sungai cahaya, dan ruko-ruko yang masih memancarkan terang. Semua adalah simbol dari masa depan yang selalu ia kejar.
Namun, yang kini memenuhi pikirannya adalah wajah Ardi. Senyum polosnya. Tatapan cemburunya. Tawa lepasnya. Ia memejamkan mata, mencoba menyingkirkan bayangan itu.
Bab Populer