Dosen Dingin itu Suamiku
sahut Ibrahim membuat Arumi menahan tawa, namun gadis itu tak menggubrisnya.
"Kopi, Mas ... mumpung masih hangat," ucap Arumi sembari menyodorkan secangkir kopi miliknya pada sang suami.
"Buat saya?" tanya Ibrahim heran.
"Iya lah, Mas ... terus buat siapa kalau nggak buat suami Arumi?" jawab Arumi.
Ibrahim memandang tak percaya, namun tak urung berterima kasih juga.
"Terima kasih ya, kamu nggak minum juga?" tanyanya kemudian mulai menyesap kopi pemberian Arumi.