Konten Marriage
Selang beberapa lama, barista datang dengan wajah kecut.
"Maaf, Mbak. Kartunya tidak bisa dipakai. Ada kartu lain?"
"Masak sih? Sudah dicoba berkali-kali?" tanya Aira dengan nada panik.
Barista mengangguk pelan.
"Biar aku saja yang bayar," sela Kai, hendak membayar kopi memakai uang tunai. tunai.
Namun, Aira bersikeras tak ingin membiarkan pemuda itu membayar. Dia menahan tangan Kai, sambil bangkit dari sana.