Air Mata di Hari Persandingan
Langkah kaki terasa berat saat yang dia bawa adalah dia sumber kebahagiaan baginya, dia yang belum sempat merasakan bangganya memiliki suami seperti dirinya, dia yang selama ini menahan malu dan juga penderitaan, juga karena dirinya, dan kini harus menderita lagi, dan dialah penyebabnya.
"Bismillah, Mas, tawakal dan ikhlas, Allah ingin melipatgandakan pahala kita dengan tetap sabar dan ikhlas dalam menjalani ujian hidup ini, mau lulus dengan nilai terbaik, kan? Yok belajar sama-sama!" ucap Aisyah seraya memberikan sebotol air mineral kepada suaminya tersebut. Saat ini mereka tengah duduk di sebuah halte bis, menunggu angkutan umum yang belum juga muncul.
"Mas malu sama kamu, Ai, kapan bahagi
Sikat na Kabanata