Sentuhan Panas Suami Dingin
Kekehan jahat muncul dari bibir Asta, menatap remeh pada Zira yang masih berjongkok sembari memegang kepala, "kamu pikir kamu bisa selamat setelah mencuri kamera itu? Tidak, Zira sayang. Aku sudah menyalin foto tersebut ke tempat lain. Tentunya lebih aman dari jangkauan monster cilik sepertimu."
"Jadi kamu mau apa?" Zira mencicit pelan, suaranya bergetar dan matanya berkaca-kaca ingin menangis.
"Jauhi Kaesar!" Asta berkata dingin, "Kaesar milikku, hanya milik Asta. Kamu dan wanita manapun tidak boleh mendekatinya. Kaesar cintaku, dan sampai detik ini kupastikan kami masih saling mencintai. Jika kamu tidak menjauhi Kaesar, aku bisa melenyapkanmu, Zira. Jangan main-main denganku! Aku, Asta Mar