Dibuang Ajudan Dinikahi Komandan
Nilam mengambilkan Ara nasi dan membiarkan Galih mengambil sarapannya sendiri.
“Ara mau makan apa? Maaf, Tante cuma bisa masak ini,” kata Nilam, menunjuk piring lauk.
Ara menatap piring lauk tersebut sesaat kemudian berkata, “Aku mau telur sama naget ayam, Ma. Eh, sama kecapnya juga.”
“Itu pedas, Ara,” timpal Galih tiba-tiba.
Ara langsung cemberut. “Nggak papa. Ara kuat kok pedes, Pa. Boleh ‘kan, Ma?”
Bab Populer