Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DENDAM

DENDAM

Menguar bau amis, bau amis darah. Mataku menelusuri seisi kamar, kamar Alia nampak rapi, namun berbau amis darah. Rasa penasaranku,l semakin menarik, kemudian aku berjalan menuju nakas. Kutarik laci mejanya, betapa terkejutnya aku. Alia, begitu banyak ia memiliki berbagai mata pisau yang sangat tajam-tajam. Kutarik laci kedua, aku semakin syok. Banyak foto Alena.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 910 kali sebagai azzam jasmine
Baca
+Pustaka
Surat dari Azza

Surat dari Azza

Bisiknya. "Oh, kalau gitu saya pesen minumnya es teh anget aja, mbak," lagi dan lagi Azza membuat kedua temannya itu ingin hilang dari dunia yang fana ini. "Hehe, maafin temen saya, ya, mbak. Temen saya lagi mabuk pengharum mobil tadi, maaf, ya, mbak," tak menunggu waktu lama Lisa segera menyeret tubuh Azza agar menjauh dan mencari tempat duduk.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai azzam jasmine
Baca
+Pustaka
DENDAM AMARA

DENDAM AMARA

“Hm.” Amara tidak mengerti apa yang terjadi. Saat dia membuka matanya dan hendak mengecek ponselnya, ada terlalu banyak pemberitahuan yang maasuk. Terlalu banyak sampai mambuat Amara ketakutan kalau kalau ponselnya mungkin saja akan rusak. Amara membuka aplikasi instagramnnya. Pengikutnya bertambah terlalu banyak. Sepuluh kali lipat. Itu benar-benar diluar dugaannya.
274 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai azzam jasmine
Baca
+Pustaka
Sakit yang Menyenangkan

Sakit yang Menyenangkan

keluh Azzam. "Jagoan ayo bangun, Mommy sudah nunggu tuh di meja makan," bujuk Greed lagi. Zam hanya membuka matanya lalu meminta digendong oleh Greed. Greed senyum kecil lalu menggendong tubuh Azzam menuju meja makan. "Morning, Jagoan," sapa Charity pada Azzam yang sudah duduk di hadapannya. "Morning ... Hoam Mommy," balas Azzam. Zam kembali menjatuhkan kepalanya lalu kembali tidur. Azzura yang ada di sampingnya pun menjambak rambut Azzam gemas.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai azzam jasmine
Baca
+Pustaka
Malam Pertama dengan Dosenku

Malam Pertama dengan Dosenku

sanggahku tak mau pusing. "Ya gak gitu jugalah. Kalau gue tutup atau gue jual semua, lu masih mau percaya aja?" ancam Azzam kemudian. Aku mendengkus pelan. "Ya jangan ditutup atau dijual juga lah, mau kasih makan bini anak gue pake apa. Kamvret lu." Azzam tertawa lepas karena aku termakan pancingannya juga. Aku tahu bagaimana pria itu luar dalam. Azzam tidak mungkin mengkhianatiku.
1059.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai azzam jasmine
Baca
+Pustaka
Cinta sang Asmara

Cinta sang Asmara

Gadis berambut pirang itu menyentuh permukaan rantai gelang yang bertahtakan kristal mungil. “Cantik,” pujinya. Di sisi lain, Asmara hanya mampu mendesah dengan perasaan tertekan. Asmara pikir Farhan hanya akan membelikannya oleh-oleh sederhana seperti kue atau makanan sejenisnya. Namun ketika Asmara membongkar paperbag yang ia lihat adalah kotak kecil dengan nama merk mewah. Apalagi ketika Asmara mengecek berapa harga dari gelang itu di internet, Asmara langsung terkejut.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai azzam jasmine
Baca
+Pustaka
AJISEKA

AJISEKA

Gumam pelan Ajiseka. “Bod*h! Mustika bening adalah elemen air, untuk apa Kau menghawatirkan aura panas itu, he?” omel Kumbolo dari dalam alam bawah sadar Ajiseka. “Iya kah? Baiklah! Tapi ... “ Ajiseka menghentikan ucapannya, pasalnya ia tidak mengerti cara penggunaannya. “Tapi apa, bod*h! Dia jauh berada di bawahmu jika Kau tidak ragu, lakukan secepatnya agar misimu cepat selesai!” lagi-lagi Kumbolo mengomel kepada Ajiseka.
9.53.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai azzam jasmine
Baca
+Pustaka
Istri Bayangan

Istri Bayangan

ucap Azzam dengan penuh sopan santun. "Wah Kamu ganteng banget," jawab bu Teti. "Makasih Bu," Jawab Azam. " Ya Allah mudah-mudahan dia benar-benar jodohnya engkau utus untuk putriku, " bisik bu Teti dalam hati. Entah kenapa berbeda dengan Pak Rahmat justru bu Teti memikirkan hal yang berbeda dari suaminya itu. ke dalam mimpinya dia bertemu dengan sosok Azam yang sangat tampan itu memakai pakaian serba putih namun celananya dalam keadaan kotor.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai azzam jasmine
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status