Bukan Sebab Cinta Ditolak
Terakhir sekali Maya dikejutkan oleh kemunculan nenek tua bertongkat, semua sosok mengerikan itu kini berjejer seolah mengepung dirinya, sekujur tubuh Maya terasa membeku oleh karena menahan perasaan takut yang bukan alang kepalang.
Perlahan sosok pocong mendekat, aroma busuk bangkai semakin kentara. Maya menggeleng, memohon agar pocong mengerikan itu tidak terus mendekat. Namun, bukannya berhenti pocong semakin maju diikuti oleh teman-temannya.
"Aku mohon, hentikan semua ini," Maya merintih lirih.
“Sudah terlambat, mengapa tidak dari awal kau hentikan? Sekarang kau menjadi tumbal dari ilmu sijundai yang dimainkan oleh saudaramu!”
Hot Chapters