Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dokter, Jangan Gitu Dong

Dokter, Jangan Gitu Dong

“Berarti kamu juga punya hak.” Tonny terlihat ragu. Ia tidak pernah lupa, bahwa di sana dia diberi gaji yang sangat besar oleh Sofia. Dan tidak ada yang namanya pembagian royalti. Tony murni karyawan. Sinta tersenyum tipis. Senyum wanita yang sudah memikirkan sesuatu. “Itu hanya sementara.” Ia memegang tangan Tonny. “Kalau kita memperjuangkan hak kita…”
10146.6K viewsOngoingAdded to Library 3.7K Times as bagi dong
Show Reviews (28)
Read
+Library
Dwi Rawati
Sukaaa banget...mengalir deras...kebanting...ketendang...tersungkur dan menangis pilu. Novel yg bener" mampu menjungkirbalikkan perasaan aq, smoga lanjutnya g terlalu drama, tetap natural...lugas & logis. Good job Author, sehat & sukses sllu untukmu
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Nambah Lagi Dong, Sayang

Nambah Lagi Dong, Sayang

Mereka memanggilnya Jambrong. "Wah dia masih mulus, gue pastikan nanti malam ada pembeli dengan harga tinggi. Dia datang dari sebrang," ucap Jambrong dengan mata bersinar. "Lalu mana bagian gue,Bang," ucap Disik dengan menengadahkan tangan. PLAAAK Satu tamparan sangat keras mendarat di pipi Didik.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as bagi dong
Read
+Library
Dosa Dalam Pelukan Brondong

Dosa Dalam Pelukan Brondong

Desy Cichika Harish sentuhan rindusentuhan cinta
Setengah jam kemudian, bel apartemen berbunyi. Grace membuka pintu setengah. Dirga berdiri di baliknya, membawa satu paper bag putih. Mata pria itu sembab. Kancing bajunya terbuka satu, seperti tadi sempat terburu-buru. Tangannya sedikit gemetar saat memegang tas kecil itu. “Give me the bag,” ujar Grace dingin. Dirga berusaha mengintip ke dalam apartemen Grace lewat celah pintu. “Dia di dalam?”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as bagi dong
Read
+Library
Berbagi Suami

Berbagi Suami

Ketika ia hendak berjongkok, perutnya mendadak nyeri. “Bu, biar saya yang bawakan.” salah satu bodyguard membawa keranjang belanja dari Tania, “Ibu mau yang mana?” “Di campur saja. Pilih yang kalian suka..” “Terima kasih, bu. Ibu duduk saja.” bodyguard itu mengkode temannya untuk membantu Tania duduk. “Ibu mau minum? Biar saya ambilkan di mobil.” “Tidak perlu.”
104.7K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as bagi dong
Read
+Library
Hati yang Terbagi

Hati yang Terbagi

] Ketik Dea. [Ish, kamu jangan sadis gitu. Kalau dikiloin paling cuma buat makanan kucing, sini aku bawa ke penangkaran buaya, biar buaya ngerasain makan daging sesamanya.] balas Anggi. Aku terkekeh. "Kamu sih, Lea, segala dilempar ke grup." sungutku. "Ya, nggak apa-apa, biar tuh grup rame, nggak anyep kayak hidup gw." sahutnya.
10192.6K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as bagi dong
Read
+Library
BERONDONG

BERONDONG

🙎 Yang 🤵🏻 Apa? 🙎 Sakit perut 😞 🤵🏻 Haid? 🙎 Heem 🤵🏻 Terus aku harus gmna? 🙎 Beliin pembalut dong yang, ya ya 😙 🤵🏻 Oke
108.1K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as bagi dong
Read
+Library
Nasib si Bungsu

Nasib si Bungsu

Nasib si Bungsu (Saat masa jaya orang tua telah habis) Part 2. [Abang gak bisa kasih banyak, cuma ada seratus lima puluh ribu, mana nomor rekening kamu, Abang kirim sekarang] [Terima kasih banyak Bang, aku gak punya rekening, paling ke G*pay atau D*na gimana?] [Ya udah ke D*na aja, mana nomornya?]
108.5K viewsOngoingAdded to Library 186 Times as bagi dong
Read
+Library
Godaan Berondong Nakal

Godaan Berondong Nakal

Dengan gemetar Anes menerimanya. "Apa ini, Di? Apakah aku harus menerima?" "Jelas! ini hak kalian. Ingat! Ini baru DP. Sisanya setelah kalian selesai menjalankan tugas dari Tama. Di dalam ada rincian pembagiannya dengan Bram.. Mbak Anes tinggal membagi saja." Anes masih terdiam. wanita itu speechless menerima amplop cokelat yang berisi uang, di mana dari sekian banyak obrolan, belum pernah Anes diajak nfobrol tentang hal ini.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as bagi dong
Read
+Library
Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

"Ke Bali? Besok?" Ia baru saja mempertimbangkan tawaran 70 juta untuk ke Bali, dan sekarang ia justru harus pergi ke sana bersama "Bang Ucup"—pria yang lebih memilih nasi uduk daripada spageti buatannya. Hana menyandarkan punggungnya ke kursi, pikirannya mendadak kalut. "Bali ya..." Hana berbisik, sebuah senyum kecut muncul di bibirnya. "Sepertinya sandiwara ini akan jadi jauh lebih rumit dari yang aku duga."
103.3K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as bagi dong
Read
+Library
Berbagi Luka

Berbagi Luka

Yah, ia ras Tionghoa. “Yoi, dong! Demi SKP, nih, bang!” candanya balik. Hal itu sontak mengundang tawa dari sosok Lisa yang sedari tadi hanya diam seraya tersenyum memperhatikan. Wanita yang lebih tua dari si lelaki itu tertawa tanpa suara. “Mantap, tingkatkan semangatmu! Mari kita junjung tinggi ikut kegiatan demi SKP!” – Galih
3.3K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as bagi dong
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status