Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas
ujar Bang Diky sambil mengunyah bakwan dengan semangat.
Nah, kan … aku sudah feeling tadi. Soalnya aku seperti mengenal bakwan itu, banyak jagung dan juga udangnya.
Kalau beli, mana ada yang sebanyak ini, paling hanya seuprit dan malah kebanyakan kol dan juga wortelnya. Makanya aku memilih buat sendiri, enak, banyak, puas!
Tapi, aku malah melakukan kesalahan saat ini, meninggalkan adonan bakwan yang siap digoreng adalah kesalahan terbesarku.