Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dinikahi Ustadz Tampan

Dinikahi Ustadz Tampan

Seperti biasa, kita bersiap-siap dan harus berangkat pukul 10 pagi, supaya tidak ketinggalan sholat Dzuhur lagi. Akang ganteng banget sih, dia menggunakan jaket tebal warna dongker, sedangkan aku warna maroon tua, kapan coba dia siapkan ini semua? "Ayok! Taksi yang saya pesan, sudah ada di depan hotel." "Gabsida!" (Ayok, dalam bahasa Korea.) "Apa itu? Pakai bahasa yang benar aja lah! Nanti saya kasih bahasa arab, bagaimana?"
10128.9K viewsCompletedAdded to Library 5.0K Times as bahasa arab jam 10
Read
+Library
Setelah Engkau Mendua

Setelah Engkau Mendua

"Cepat Pa bobok lagi, Bunda udah di luar." Jantungku semakin berdegup kencang. "Sekarang jam berapa, Nak?" Dzabir melihat jam, dua netraku juga tertuju ke sana. "Sepuluh," ucapnya berbisik. Bersamaan dengan itu terdengar bel kamar berbunyi. "Kamu bisa buka pintunya?" tanyaku pada Dzabir.
9.167.6K viewsOngoingAdded to Library 2.6K Times as bahasa arab jam 10
Read
+Library
Kontrak Panas dengan CEO

Kontrak Panas dengan CEO

Pengantar pun membawa mobilnya masuk ke dalam area lapangan, dan menyimpan pesanan sesuai perintah. "Terimakasih, Mas," "Sama-sama, Pak." Setelah kepergian orang chatering, Putra memanggil rekan-rekannya untuk istirahat lebih dulu. Arabella melihat jam dilayar ponselnya. "Sudah jam 12," keluhnya. Dia sudah pesimis akan telat datang nanti. Pikirannya semakin tidak tenang, semua ini gara-gara si pria dingin itu, pikirnya.
608 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as bahasa arab jam 10
Read
+Library
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

Ya, mungkin hanya dia dan Allah yang tahu jawabannya. Sasya menghentikan langkahnya tepat di bawah lorong sekolah. Ia mengeluarkan ponsel berwarna hitam yang sedari tadi berada di dalam tasnya. Lalu, ia menekan tombol on di sisi kiri benda pipihnya tersebut. Ia menatap layar yang menampilkan gambar anak kecil berhijab cokelat susu, wanita paruh baya dengan hijab marun yang melekat di tubuhnya, dan pria paruh baya tengah merangkul pundak kedua perempuan itu. "Baru jam setengah 7," gumam Sasya.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 176 Times as bahasa arab jam 10
Read
+Library
My Husband's Secret

My Husband's Secret

"Iya, terima kasih Sus." Fafa melihat jam yang melingkar di tangannya, jarum jam menunjukkan pukul 01:00 WIB-dini hari. 'Sebaiknya aku sholat malam dahulu,' batin Fafa. Dia segera mengambil air wudhu dan kemudian menjalankan sholat malam.
1028.0K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as bahasa arab jam 10
Read
+Library
SURGA YANG DIHADIRKAN

SURGA YANG DIHADIRKAN

"Jam berapa?" "21:00 ustad, terus jam 03:00 bangun buat tahajjud dan sambil nunggu waktu subur." Syahid tersenyum. "Harus tetap semangat dong,ini kok pada gak semangat." "Semangat ustad." "Ubah lelah jadi lillah." "Enggeh." "Penuntut ilmu harus tetap semangat dong." "Nasehati kami ustad."
109.8K viewsOngoingAdded to Library 390 Times as bahasa arab jam 10
Read
+Library
Balada Cinta ShaBar

Balada Cinta ShaBar

"Di jamku, masih ada empat menit lima puluh sembilan detik lagi." "Ngga mungkin. Jammu rusak, kali." "Masa? Apa mungkin waktu terhenti ketika aku mulai mendengar suaramu?" Dia meledak dalam tawa. "Bye. Assalamu'alaikum." Argh! Bagaimana pun, menjawab salam hukumnya wajib. "Wa'alaikumsalam." *** Aku terbangun dengan kesegaran baru. Matahari sepertinya bersinar lebih cerah hari itu dan udara terasa lebih segar.
1015.0K viewsOngoingAdded to Library 496 Times as bahasa arab jam 10
Read
+Library
The Sunday Sunflower

The Sunday Sunflower

"Mau ke mana lagi kamu sekarang?" Arbii melirik jam digital di atas nakas. Jam enam pagi pun belum gelap! Gila sekali kakaknya juga sudah main-berburu-Arbii begini. Jiwa kompetitifnya membucah. "Ngapain sih lo, Kak, di sini?" tanya Arbii sok tak paham. "Pagi bener. Kak Farrel aja belum berangkat kerja jam segini. Kalo jadi suami lo, gue kasih bintang satu lo: gak bertanggung jawab."
4.4K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as bahasa arab jam 10
Read
+Library
100 Hari Bersamamu

100 Hari Bersamamu

Sudah hampir sembilan jam terlewati, namun Aruna masih belum terbangun juga. Jam di dinding pun sudah hampir menunjukkan pukul empat pagi, Ayara yang kelelahan menangis akhirnya tertidur di sofa dekat brankar Aruna. Sedangkan Anggasta, ia masih belum bisa tertidur sama sekali dan terus memegangi tangan Aruna. "Maafin aku sayang, maaf." ucapnya pelan, air mata lagi-lagi turun membasahi wajahnya.
1015.8K viewsCompletedAdded to Library 475 Times as bahasa arab jam 10
Read
+Library
Suami Untuk Arabella

Suami Untuk Arabella

"Tenang saja, Nona. Aku hanya bercanda. Kita hanya berdua mabuk kemarin malam. Aku membawamu ke sini karena kasihan saja. Kau sangat merepotkan." Arabella merasakan kalau dirinya sudah dikerjai, membuat wajahnya memerah karena malu dan kesal. ketegangan di tubuhnya mereda sedikit. "Ah, kamu membuatku kaget Tuan." "Astaga! Jam berapa ini?? Aku harus masuk kantor." Arabella mengedarkan pandangannya tiba-tiba, lalu melihat jam di dinding sudahjam sembilan. Sial! padahal Ia harus masuk saat ini juga.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as bahasa arab jam 10
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status