SANG KAPTEN
Kalang kabut. Yah, hanya satu kata itu yang bisa menggambarkan situasi di ruangan kamar Arbia saat ini, mana kala ada seseorang yang sudah berdiri di depan pintu bergeming menyaksikan perbuatan mereka.
"Bi, makan dulu, Nak," ucapan itu masih terniang beberapa detik yang lalu.
"Mama," Arbia seketika meloncat dari pangkuan Axelle dan berjalan memghampiri mamanya dengan wajah menunduk.