Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sabitah

Sabitah

Bumi kembali melayangkan pertanyaan yang memancing emosi sang Ayah. Laki-laki paruh baya itu membanting gelas kaca yang berisi wine mahal berwarna merah pekat. Mata Arya Bahtera menajam. Laki-laki itu memang terlalu sensitif jika membahas Soka Chivalry. Bagaimana pun Arya Bahtera tidak bisa menutup mata jika Soka memang seorang peneliti jenius pada masanya. “Jangan membawa Soka pada pembicaraan kita, Bumi. Dia sudah mati dan tujuan kita di sini adalah mendapatkan gadis itu.”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai bakisah
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

saut Ataya yang sedang membayangkan semangkuk bakso, yang merupakan makanan favorit nya. "Yeuu, bakso mulu ah. Enak sih, tapi siang siang gini kayaknya kurang mantep deh." Kyra menolak setuju dengan pendapat Ataya. Keduanya memang suka sekali menebak nebak, padahal tak lama lagi Kyra dan Ataya tiba di ruang makan.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai bakisah
Baca
+Pustaka
Mantan Istri

Mantan Istri

Mengapa Bastian terlalu mirip dengan Baskoro dalam banyak hal? Iris mata, rambut, bahu, jari tangan cara bicara dan bahkan makanan kesukaan Baskoro semua adalah yang disukai Bastian. ### Baskoro mengeluarkan uang limapuluh ribuan untuk membayar Martabak kesukaannya. Malam Minggu membuatnya antri hampir tiga puluh menit. Akhirnya lega mendapatkan apa yang disukainya. Dulu ketika masih bersama Intan, ia tidak perlu mengantri seperti ini. Intan selalu bersemangat untuk membuatkannya martabak kesukaannya. Ah itu dulu. Sekarang hidup sebagai duda tidak ada yang membuatkannya seperti dulu.
1025.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai bakisah
Baca
+Pustaka
Cinta Zuddilla: Izzuddin and Arsyilla

Cinta Zuddilla: Izzuddin and Arsyilla

Pekik Bi Sima terkejut, karena Syilla tiba-tiba menepuk pundaknya, Syilla malah cekikikan saat melihat air raut yang ditunjukkan Bi Sima padanya. "Hehehe, maaf, Bi. Syilla lagi lapar, Bibi masak apa sore ini? Sepertinya harum sekali itu bau nya, bentuknya juga unik." Kata Syilla sambil melongok ke teflon sepertinya ada daging tumis, oven juga menyala. "Apa ini, Bi? Itu kenapa ada sate di oven?" "Itu yang seperti sate kata Nyonya, namanya Shashlik, dan sebelahnya itu Kulebyaka. Tuan biasanya tidak suka jika Shashlik dibakar, jadi saya oven bareng Kulebyaka."
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai bakisah
Baca
+Pustaka
Pelampiasan

Pelampiasan

Perasaan Linda jadi tidak tenang. Linda menoleh ke arah Allexin saat salah satu jari tangan remaja itu menunjuk sebelah pipi Linda, “Apa yang kamu pikirkan?” tanya Allexin. “A.ah, tidak ada. Ini makanlah kau pasti belum sarapan.” Linda menyodorkan roti bakar dan juga selai di depan Allexin. ____
9.7303.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.2K kali sebagai bakisah
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

RIMBA "Bisa nggak nulis kisah orang lain aja, jangan kisah gue, muak gue bacanya males juga nginget masa lalu. Pokoknya bab selanjutnya harus ganti, tulis kisah lain! Fix no debat!" "Ssssttttt. Iya, gue ganti. Please..... jangan berisik." "Ganti di bab ini! Sekarang juga!" "gimana sih, katanya di bab selanjutnya?"
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai bakisah
Baca
+Pustaka
Sasakala

Sasakala

Lucu sekali. Dia juga sudah bisa makan selain ASI. Kami memberikan ikan Anre Karaja dan Ikan Gabus untuk latihan pertama kali Hasta. Ayah jauh – jauh melaut untuk mendapatkan dua jenis ikan itu. Harapan kami, ikan Anre Karaja itu sebagai do’a semoga anakmu seperti raja yang disenangi banyak orang. Kalau ikan gabus harapan kami Hasta menjadi pria yang tahan banting dalam pertumbuhannya tanpa ibu kandung. Sungguh sulit bukan ? Tapi aku akan berusaha mencintainya seperti anakku sendiri.
9.82.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai bakisah
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta CEO Posesif

Terjerat Cinta CEO Posesif

“Emang ada bakpau tomat?” “Ada, ini.” Bara menunjuk pipi gembung Alisha, menekannya dengan jahil. Wajah Alisha kembali memerah. Ia menutup pipinya dengan tangan. “Kalah aku hari ini sama kamu, Bara.” Bara mengangkat alis nakal. “Sengaja. Biar kamu nggak bisa lepas dari aku.” “Hihhh, udah sana pulang!” seru Alisha sambil mencubit pinggang Bara.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai bakisah
Baca
+Pustaka
Terlena Kenikmatan Suami Baru

Terlena Kenikmatan Suami Baru

jawab Alisha. Brak'
1034.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai bakisah
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
CacaCici
Halo, MyRe Semua. ಥ⁠‿⁠ಥ Bab 76 kita double. Padahal CaCi up seperti biasa, tapi bisa-bisanya babnya otomatis jadi dua. (⁠〒⁠﹏⁠〒⁠) Untuk bab 76, mohon agar tidak dibuka kedua-duanya. cukup satu saja agar MyRe tidak rugi yah. Untuk kesalahan tersebut, CaCi mohon maaf (⁠人⁠ ⁠•͈⁠ᴗ⁠•͈⁠)ಥ⁠‿⁠ಥ
Ayu Ilma
kasian para bumil² di cerita caci, kudu mengahadapi berbagai mcm tekanan. gak cm tekanan emosi tp jg mental. cb skali² para bumil & busui dibuat waras gt kak... ga cm cewenya, tp jg cowonya. jgn dibuat dingin cem kutub utara /tembok terus. dibuat luwes tp gak kaku, dingin, tembok. humoris gtu loh...
Baca Semua Ulasan
Aku Di Antara Pernikahan Pertama

Aku Di Antara Pernikahan Pertama

Dan itu membuat kekaguman sekaligus menambah sedikit penilaian untuk Bian. "Maaf ya, Om. Tante, tadi saya ngajak Aqilah mampir beli bakso, jadi pulangnya kemalaman. Oh iya, ini." Bian menyodorkan kantong keresek berisi 3 bungkus bakso. Meski belum melihat isinya, aromanya sudah membuat Aisyah tahu jika itu bakso. "Repot-repot aja kamu." Dia menerima bakso tersebut sambil tersenyum.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai bakisah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status