Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
POLIGRAF

POLIGRAF

Tapi Tita tak peduli, kalau orang lain bisa berteriak saat memesan, kenapa dia tidak boleh? “Eh, Neng Tita. Lama nggak ke sini, Neng. Sibuk ya?” Sambil menyapa Tita dengan ramah, tangan Mang Ujang masih cekatan mengisi jejeran mangkok di depannya dengan mi kuning dan menyiraminya dengan kuah berisi butiran-butiran bakso. “Iya nih, Mang. Mang Ujang sehat-sehat aja? Kayaknya makin laris aja nih dagangan Mang Ujang.”
107.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 267 Beses bilang bakso kang ujang
Read
+Library
Istriku Seorang Juragan

Istriku Seorang Juragan

Bukan apa, takutnya cibiran yang keluar dari mulut karyawan mini market tadi kembali terulang di kedai bakso soalnya sekarang tubuh kami sudah lengket di telinga, dan ku cium aroma tubuhnya juga agak menyengat, untungnya aku memakai masker jadi agak sedikit terselamatkan sih. "Di dekat rumahnya a Ujang, kang. Baksonya disana enak, Jingga suka" jawabnya antusias. Aku mengangguk, emang bakso dekat rumahnya si Ujang paling the best, bukan hanya langganan Jingga saja itu mah tapi juga aku kalau lagi main kerumah si ujang. "Di bungkus ya, gak usah makan disana" pintaku dengan mencoba untuk fokus menatap jalanan.
103.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 93 Beses bilang bakso kang ujang
Read
+Library
Bittersweet

Bittersweet

ucap Pak Ujang sambil menaruh mangkok bakso dan es teh diatas meja Stella dan Nadia. "Makasi pak" ucap Stella. "Makasi pak" ucap Nadia. "Eh? neng murid baru ya??" tanya Pak Ujang kepada Nadia. "Iya pak hehe saya Nadia" ucap Nadia. "Oalahh sering-sering ya ke dagangan bapak!" ucap Pak Ujang. "Iyaa pak" sahut Nadia dengan sopan. Pak Ujang pergi meninggalkan meja Nadia. Sepeninggalan Pak Ujang, Stella dan Nadia menikmati makanan mereka. Bakso Pak Ujang memang paling TOP!
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 98 Beses bilang bakso kang ujang
Read
+Library
DIKIRA PEDAGANG BAKSO BIASA, TERNYATA?

DIKIRA PEDAGANG BAKSO BIASA, TERNYATA?

ujar Pak Suryo, sambil mengelap keringatnya yang bercucuran, karena gerah, setelah menghabiskan dua mangkuk bakso. "Iyo Pak, nang omah baksone gak ono sing enak loo, rasane cebleh kabeh! (dirumah baksonya tidak ada yang enak, hambar semua)" jawab Bu Retno, yang juga sedang memulai melahap baksonya yang kedua. Mayang hanya geleng-geleng, melihat kedua orangtuanya, yang tengah menikmati bakso nya itu. "Ora nambah meneh Nduk? (gak nambah lagi Nak?)" tanya bu Retno, saat melihat putrinya sudah menghabiskan baksonya.
107.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 167 Beses bilang bakso kang ujang
Read
+Library
Asa diujung Sajadah#book2

Asa diujung Sajadah#book2

Ia senang karena bisa membantu Kanaya menjual baksonya. "Baik, Mbak. Akan segera saya antar." Jihan melihat Kanaya bergegas menyiapkan mangkuk. Satu hal yang menggembirakan Jihan adalah, mbak pemesan bakso Kanaya pada akhirnya merasa puas karena rasa baksonya memang sama persis dengan bakso Pak Kumis. Si mbak memesan tiga bungkus lagi untuk dibawa pulang. Teman yang duduk di sampingnya sekarang juga ikut memesan. Mereka ngiler melihat cara temannya makan. Alhasil mereka memesan tiga mangkok lagi untuk dimakan di tempat.
10101.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.1K Beses bilang bakso kang ujang
Read
+Library
SARGIO

SARGIO

"Iya bentar dong, lo matiin dulu kompornya." "Gue nggak bisa!!" Astagaa Arkan, ingin rasanya Salsa melempar ke rawa-rawa. "Gimana sih lo, bisa nyalain tapi nggak bisa matiin!" "Ini pesanan siapa dulu, sudah jadi ini," ucap Mang Ujang menyodorkan dua bungkus nasi goreng dalam satu kantongan. "Saya dulu Mang, saya buru-buru nih," Salsa bangun dari duduknya. Berniat mengambil nasi goreng tersebut namun ditahan oleh Gio.
1019.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 614 Beses bilang bakso kang ujang
Ipakita ang mga Review (14)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Basahin ang Lahat ng Review
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

tanya Wingston sembari mengerutkan keningnya. Albert menatap tajam ke arah Aslan yang dengan santainya meneguk minuman pemberian Wingston. "Sedang apa Aslan di sini?" tanya Albert. Wingston mengalihkan pandangannya menatap Aslan, ia pun tersenyum santai. "Ah, dia sedang menemani Ayah minum ramuan yang Ayah namai Jiskey ini. Ayah mau Aslan mencobanya terlebih dahulu."
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 138 Beses bilang bakso kang ujang
Read
+Library
RAHIM PENGGANTI (Terpaksa menjadi istri ke dua)

RAHIM PENGGANTI (Terpaksa menjadi istri ke dua)

Tangannya menunjuk Kang cilok yang sedang nangkring tak jauh dari tempat mereka berdiri. Aris melihat sesuatu yang dimaksud istrinya. Makanan bertuliskan CILOK melekat di etalase, yang lagi-lagi kurang meyakinkan hatinya, membuat perutnya sedikit mual. Sedikit banyak, Aris tahu makanan itu. Menurutnya, makanan itu tak sehat. Lebih terkesan seperti Bakso KW dengan ukuran sangat kecil. "Aku akan membelikanmu bakso sungguhan. Kau tahu kan, bakso beranak di resto ujung sana? disitu rame. Dan yang pasti, tempatnya bersih!" tutur Aris merayu Nisa.
2.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 105 Beses bilang bakso kang ujang
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Setelah itu, botol dan kaleng makin banyak berdatangan silih berganti. Para wartawan pun berhamburan melarikan diri. Ibu Chika merangkul putrinya dengan mengenaskan, mereka berusaha menghindari serangan yang datang bertubi-tubi bagaikan hujan dan melarikan diri layaknya tikus got. Dari balik layar, aku menikmati tontonan lelucon ini dengan perasaan puas. Yoga meneleponku, suaranya terdengar sedikit lemah yang tidak biasa. "Ada lagi yang kamu butuhin dari aku? Masukin saja ke paket perceraian, aku nggak bakal narik biaya tambahan kok."
12.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 399 Beses bilang bakso kang ujang
Read
+Library
Bosku, Mantanku!

Bosku, Mantanku!

“Great! Tebakan lo bener.” Sera melotot kaget mendengar jawabanku. “SERIUS? Demi apa lo ketemu lagi sama kak Rangga?” Aku mengangkat dua jariku membentuk tanda peace. “Dua rius.” “Kok, bisa?” “Ya, kebetulan aja, gue sama bos lagi makan di restoran deket tempat kerja dia. Terus dia nyamperin meja gue, nyapa,” jawabku
3.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 123 Beses bilang bakso kang ujang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status