Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Selain menawarkan harga yang ekonomis, makanan seperti itu juga beragam dan rasa sangat familiar di lidah. Huh, sudahlah! Ia tak menghiraukan persetujuan dari Max. Lebih baik ia merealisasikan keinginannya. Membayangkan bakso dengan kuah berkaldu tersebut mampu membakar tenggorokannya. Tak ingin menyiakan waktu lagi. Dengan itu, dia melangkah untuk menyeberang jalan.
1047.4K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as bakso pentol kuah
Read
+Library
Aku, istri kedua

Aku, istri kedua

Ia berdiri menghampiri lelaki tua itu dan kembali dengan dua plastik bening dengan jajanan bersaos di dalamnya. “ini namanya pentol, jajanan khas daerah sini. Ada kuah ada juga yang tanpa kuah.” Mas Zul memberikan satu plastik itu kepadaku, aku mengambilnya dengan menancapkan tusukan sate itu ke dalam pentol yang telah di lumuri saos. Rasanya hampir sama dengan pentol bakso, hanya lebih banyak tepung daripada dagingnya. “Enak?” Aku mengangguk
1019.6K viewsOngoingAdded to Library 567 Times as bakso pentol kuah
Read
+Library
Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Isinya ada pangsit, lima pentol bakso, tahu dan telor. "Ayo makan," ajak Arsen menyadarkan Emma dari lamunannya. "Oh iya. Makasih." Emma meraih mangkok berisi sambel dan mengambil sambel sebanyak lima sendok. Kuah mie ayam langsung berubah merah menyala. "Busyet, lo gila juga kalau makan sambel," celetuk Arsen. "Emangnya lo enggak?" ledek Emma.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as bakso pentol kuah
Read
+Library
Antidote

Antidote

Anna mengangguk, “Kayaknya aku pengin nambah bakso deh.” “Ck.. kamu ini, nggak bisa serius sedikit?” Vino mendecakkan lidahnya melihat kelakuan adik sepupunya yang di otaknya hanya berputar soal makanan. “Aku serius kok pengin nambah. Mas, baksonya satu mangkok lagi ya, pakai lontong. Yang pentol besar urat ya, tahu dua biji, pangsit goreng boleh deh tiga biji, tapi dipisah ya.” Ucap Anna sambil melambaikan tangan ke abang penjual bakso.
10914 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as bakso pentol kuah
Read
+Library
Suamiku Bukan Manusia

Suamiku Bukan Manusia

Mereka tersipu malu bersamaan. “Lho, kok malah ‘ehehehe’?” tanyaku sambil menirukan mereka. “Bakso pentolnya memang enak, seenak lihatin wajah Mas Burhan,” jawab ibu-ibu berjilbab kuning dengan nada becanda. “Mas Burhan ganteng banget,” timpal yang lainnya. “Boleh suka sama bakso pentolnya, tapi jangan sama orangnya … udah ada yang punya. Nih,” jawabku serius namun tetap pakai nada becanda sambil menepuk dada.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as bakso pentol kuah
Read
+Library
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

ucapnya sembari tersenyum melihat kuah mengepul di atas meja. “Wah, bakso bikin selera ini, baunya aja seger.” “Ya, ini bakso Sony spesial, aku pesan dari pusatnya langsung, Lampung. Temenku yang kirim ke sini, baru datang tadi siang. Jadi insyaa Allah fresh dan enak. Aku ambilkan, ya!” Mangkuk kuisi beberapa pentol bakso, bersama pelengkapnya dan kuah panas, lalu menaruhnya dekat Aksa.
9.379.5K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as bakso pentol kuah
Read
+Library
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

Menu-menu sederhana ditulis dengan indah dan ditempel di dinding warung. Akhirnya tiga hari awal, warung mereka sangat ramai, bahkan mereka sampai tidak sempat ke mana-mana karena melayani pembeli. Bakso yang distok Ihsan untuk satu Minggu, nyatanya ludes hanya dalam waktu tiga hari, akhirnya hari keempat mereka membuat pentol bakso kembali dalam jumlah yang lebih banyak. Tiga hari ini tidak ada keuntungan yang didapat, hanya balik modal saja, mereka hanya mengenalkan rasa bakso agar menarik pelanggan. Menurut mereka, bakso buatan Ihsan memang sangat enak, kuahnya yang kaya akan rempah dan kaldu sapi begitu menggugah selera.
1084.7K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as bakso pentol kuah
Show Reviews (26)
Read
+Library
Nainamira
terima kasih untuk kakak pembaca yang Budiman, yang setia mengikuti kisah Aina dan Hasan. sudah tamat di 263 bab ya ... ikuti novel baruku yang berjudul " misteri cinta di lokasi KKN" gak kalah baper loh ...
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Read All Reviews
LUKA TAK BERDARAH

LUKA TAK BERDARAH

sambung Eguh. “Aku nitip aja, Yang. Bungkusin pentol campur tahu pentol, tanpa saos pakai kecap aja, tambah sambel dikit aja. Makasih ya Yang,” pinta Indah manja. “Sekalian kita-kita dong, Guh. Masak Indah aja yang dibeliin,” teriak pelan teman-teman Indah yang ada di dalam kelas.
96.6K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as bakso pentol kuah
Read
+Library
Diam-Diam Jatuh Cinta

Diam-Diam Jatuh Cinta

Aku membuka pintu mobil dan disambut titik hujan yang intensitasnya masih seperti tadi. Penjual bakso terheran-heran melihatku begitu pun beberapa pembeli lain. Di saat orang-orang memakai jaket tebal aku malah bertelanjang dada. “Baksonya dua mangkok, Pak, nggak pake mie, tapi baksonya dibanyakin ya, Pak. Urat dua, telur satu, sisanya kelereng.” Aku mendiktekan pesananku. “Dua-duanya, Mas?”
9.728.8K viewsCompletedAdded to Library 634 Times as bakso pentol kuah
Read
+Library
IPAR GAK ADA AKHLAQ

IPAR GAK ADA AKHLAQ

Frans tersenyum simpul. "Wahh...sssh...uhhhh....sshh... Aslik! Ini pentol enak banget, Mas. Kamu wajib cobain, rasanya sampai mao meninggal. Seriusan deh, gak bohong" ujarnya menggebu-gebu. Tangannya asyik memegang pentol berisi irisan cabe yang tinggal setengah, mulutnya masih penuh dengan setengah pentol lainnya. "Hahahha, kamu tuh udah mirip sama selebgram yang diendorse makanan deh"
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 365 Times as bakso pentol kuah
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status