Bangkitnya Istri yang Dibuang
Kania mengulas senyumnya, mencoba tetap bersikap ramah, "Kania's Beauty House?"
Monika kembali mencondongkan tubuhnya, ia menyelipkan ujung rambutnya ke belakang telinga, "Apa?"
Kania menghela nafas, perlakuan Monika jelas-jelas ingin mempermalukan dirinya, ia mengepalkan sebelah tangannya di atas lutut, "Kania's Beauty House." ulangnya dengan nada sedikit tersinggung.
"Ah maaf, aku sama sekali asing dengan namanya. Seumur hidup berada di sini aku tidak pernah mendengar namanya." Monika terlihat mengangkat, "Herva, kau pernah mendengar nama butiknya?"
Hot Chapters