Menikah Muda
tanya Kak Alif lagi.
“Hah? Apanya yang gimana? Minumannya enak kok, walau masih lebih enak yang kemarin menurut aku.” Aku pura-pura nggak ngerti, sengaja biar dia kesel.
Dia menghela napas, matanya menatapku lama. “Maksud gue, note-nya.”
“Belum aku baca,” jawabku santai, sambil makan sesuap cake, pura-pura nggak peduli padahal penasaran juga.
Hot Chapters