Renjana
tanya seorang gadis berambut lurus menunjuk tempat kosong disampingku.
“Sepertinya begitu,” jawabku, masih sambil menata kardus dan koran sebagai alas tidurku.
“Perkenalkan, namaku Irine, kamu?” tanya gadis itu lagi, kini tangannya telah terulur dihadapanku.
“Hai, namaku Renjana, salam kenal,” jawabku hangat dengan senyuman diwajahku saat menjabat tangannya.
“Banyak banget barangmu Rin,” kataku membuka obrolan dengan teman pertamaku.
Bab Populer