Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Benalu Rumah Tangga

Benalu Rumah Tangga

tanya Kyana, kakak iparnya. "Inikan sudah pagi. Aku dan Mas Tama mau pergi ke tempat yang susah dijanjikan dengan sahabatku, kan? Makanya aku teriak membangunkannya. "Iya Zya, tapi tidak harus secepat inikan?" "Alahhh...kalian aja yang suka malas-malasan. Bangun juga lama, mau dapat rejeki darimana coba? Yang ada rejeki kalian duluan di patok ayam," sindir Zya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as benak
Read
+Library
SELINGKUH

SELINGKUH

Dan ia menyukai cara Cameron memanggilnya, juga reaksi Cameron yang terlihat seksi saat menggeliat karena kenikmatan. "Ben! Fuck! Oh, Ben! Aku... oh, teruskan!" rintih Cameron. Ben menggesekkan lidahnya di kewanitaan Cameron dengan tempo cepat, menggodanya dan wanita itu menjerit bersamaan dengan cairan hangat yang kembali meleleh dari dalam tubuh Cameron.
1015.5K viewsCompletedAdded to Library 575 Times as benak
Read
+Library
 CINTA DI BALIK BENCI

CINTA DI BALIK BENCI

suara seorang teman memanggilnya dari kejauhan. Ia menoleh dan melihat Ben, sahabatnya, berjalan mendekat sambil membawa dua cangkir kopi. “Aku pikir kamu udah nggak ada di sini,” kata Ben sambil memberikan salah satu cangkir kepada Dean. Dean menerima kopi itu dengan anggukan kecil. “Cuma lagi pengen sendiri sebentar.” Ben duduk di sampingnya, mengamati ekspresi Dean yang tampak murung. “Lia lagi, ya?”
102.0K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as benak
Read
+Library
Me and You

Me and You

Dari tatapannya, kutahu bahwa ia pun menyukai Liana. “Morning..” Sahutnya dilengkapi dengan senyum simpul. Beno memberikan kode keberhasilan dengan mengedipkan sebelah matanya. Kubalas dengan senyum sedikit terpaksa. Beno adalah teman pertama yang kudapatkan kemarin. Selain Sela dan Tony, aku tidak kenal siapa-siapa. Beno anak yang periang, kemarin dia yang lebih dulu memperkenalkan diri.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as benak
Read
+Library
REINKARNASI

REINKARNASI

terang Kakek tua menjelaskan. “Baiklah jika begitu. Sekarang aku mohon pamit dulu, Kek,” Buana mengelurkan dompetnya lalu meletakkan selembar uang seratus ribu. “Ini untuk Kakek semua, tidak usah kembalian,” lanjutnya tersenyum ramah. “Oh ya, terima kasih sekali, Nak. Kamu sangat baik. Siapa namamu?” “Nama saya Buana, Kek. Kalau nama kakek siapa?”
9.947.1K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as benak
Show Reviews (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Read All Reviews
Serpihan Kenangan

Serpihan Kenangan

Tapi rangkaian kata-kata dari Revan juga terdengar janggal bagiku. Apa maksudnya dengan kembali ke inang? Ketika aku mengernyitkan kening cukup dalam sembari menatap Revan dengan tajam sekaligus bingung seakan menuntut sebuah penjelasan darinya, Bryan masuk begitu saja, kembali ke dalam ruanganku. "Sayang," Bryan Adams menghampiri ranjangku. Aku bungkam saja saat Bryan mengecup singkat keningku. Sedikit terkejut sebab timing Bryan masuk terasa tidak begitu tepat, namun mau bagaimana lagi.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as benak
Read
+Library
BERONDONG

BERONDONG

Lang gw pergi dulu Gw udh bikinin bekel diatas kulalkas *kulkas Buahmya udh dipotongn didlmkulkas Dimakan abjsin, gak mw tw gw 05.58 Read Maya memanyunkan bibirnya. Sudah panjang lebar Maya mengetikkan pesan untuk Elang. Namun, Elang yang tidak berperasaan mengabaikan pesan Maya. "Padahal online" gerutu Maya sebal.
108.3K viewsOngoingAdded to Library 313 Times as benak
Read
+Library
Jangan Membenci Cinta

Jangan Membenci Cinta

Bee mengerjap, begitu terkejut mendengar ucapan pria tua yang tidak dikenalnya itu bersedia membayar biaya operasi sang Ayah. “Nama saya Beni ... saya adalah teman sekolah Miranda dan Johan ...,” imbuh Beni menjawab pertanyaan yang ada di benak Bee. Mendengarnya Bee merasa lega kemudian mengulas senyum tipis sambil beranjak dari kursi, meraih tangan Beni untuk ia kecup punggung tangannya sebagai tanda sopan santun. “Makasih Om,” ucap Bee, dijawab anggukan dan sebuah senyum oleh Beni.
1054.6K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as benak
Read
+Library
Bekal Santet Dari Bibiku

Bekal Santet Dari Bibiku

Di pagi hari. Aku bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Setelah mengenakan seragam aku pun berbalik menuju kaca yang terpajang di kamarku untuk sekedar memolesi wajahku dengan sedikit bedak tabur agar wajahku terlihat segar. Namun hal yang mengagetkan terjadi dimana aku melihat tulisan berupa, "Hai Nisa! Kamu akan mati!". Sontak saja aku pun memekik ketakutan dan melolong minta tolong. "Tolooooong... Ayah... Ibu... To... Tolooooong!"
2.0K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as benak
Read
+Library
Rembulan dalam Dekapan Langit

Rembulan dalam Dekapan Langit

“Hai, kamu lulusan tahun berapa?”Seseorang dengan jaket jeans menyapa. “Aku … baru lulus tahun ini, Kak.” Bulan menjawab dengan nada sedikit ragu. “Oh, baru lulus. Nama kamu?” Orang itu bertanya lagi. “Rembulan” “Wow, nama yang sesuai sama orangnya. Cantik. Kalau istilah sekarang, glowing. Oh iya, kenalin. Aku … Handarbeni Utomo. Panggil aja Beni.”
914 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as benak
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status