Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Meminjam Benih Kakak Ipar

Meminjam Benih Kakak Ipar

Itu nyata. Deana tidak menyangkal, Agra memang jauh lebih baik. Namun, tujuannya bukan untuk itu. Ia hanya menginginkan benihnya, tidak lebih. Ia telah mendapatkannya. Jadi …. “Kurasa tidak ada lain kali.” “Benarkah?” “Ya.” “Bahkan jika aku menyentuhmu di sini?” “Tidak … tidak lagi … ah!” Deana menggeleng panik saat jari-jari Agra kembali menjamah tubuh bagian bawahnya.
823 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as benak adalah
Read
+Library
Titip Benih

Titip Benih

tanyaku Ibu itu berjalan mendekat kearah ku dan berbisik di telinga ku. "Dikampung sebelah ada seorang ustadz bersama Ilham, Beliau adalah orang yang bisa menghilangkan guna-guna, dulu itu ustadz Ilham adalah warga desa ini, tapi karena warga kena hasutan si Mbah akhirnya ustadz Ilham di usir dari kampung ini." "Apakah Ibu mau mengantar ku kesana?" tanyaku
1030.4K viewsOngoingAdded to Library 699 Times as benak adalah
Read
+Library
Bos dan Putri Konglomerat Rahasia

Bos dan Putri Konglomerat Rahasia

Pikiran Dara malah teralihkan dengan bagaimana kakaknya dan Bena bisa mengenal satu sama lain. “Gue cabut dulu kalo gitu, selamat ngantre,” ucap Bena menyudahi pertemuan mereka. “Really nice to meet you by the way,” lanjut Bena sembari tersenyum pahit kepada Carissa. Pria itu juga membalikkan badannya dan menundukkan kepalanya kepada Dara dan Sagara sebagai tanda pamit. … “Lo kenal Kak Bena?” Carissa langsung menembakkan pertanyaan yang sedari tadi ingin ia tanyakan sesaat kedua kakak-beradik itu sampai di rumah mereka.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as benak adalah
Read
+Library
BENALU

BENALU

Tapi yang di usir nggak nyadar dan memang tak tau malu. “Renovasi dulu rumah Ibu, baru kita akan pergi kalau itu mau mu,’ ucap Mas Angga. Aku melongo mendengar ucapannya. “What???” masih bibir melongo. Benalu adalah tumbuhan yang menumpang pada tanaman lain dan mengisap makanan yang ditumpanginya. Benalu dapat dijumpai dengan mudah pada pohon-pohon besar di daerah tropis. Begitulah mereka. Hanya bisa menumpang dan makan gratis di rumahku.
9.949.8K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as benak adalah
Read
+Library
Terjebak Trauma Sang Duda

Terjebak Trauma Sang Duda

"Pernyataan dan pertanyaan dari bibirmu selalu terdengar melelahkan di telingaku." "Aku adalah Kaneena, yang selalu berbicara mengenai apa pun yang ia pikirkan." Aku menarik napas, kemudian menyorot telapak tangan Baeck yang tersampir santai pada perut kiri ini. "Baeck, turun, gih! Zillo belum makan." "Ada Bi Asih." Baeck mengetatkan dekapannya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as benak adalah
Read
+Library
Dunia yang Sempurna

Dunia yang Sempurna

Saat ia berbalik untuk pergi, lampu jalanan yang remang-remang menyinari wajahnya sekilas. Jika ada yang melihatnya lebih dekat, pasti mereka tidak akan percaya. Dia adalah Beno. Mahasiswa yang selama ini dikenal sebagai sosok kutu buku, sahabat Rangga yang polos dan sederhana, ternyata memiliki sisi lain yang tidak diketahui siapa pun. Beno memasukkan tangannya ke dalam saku, berjalan santai keluar dari gang gelap itu. Malam ini, ia baru saja menyelesaikan salah satu dari banyak transaksinya. Dan hingga saat ini, Rangga masih belum mengetahui siapa Beno sebenarnya.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as benak adalah
Read
+Library
Jejak Cinta di Pulau Serenova

Jejak Cinta di Pulau Serenova

Vennesa hanya tersenyum malu. Seketika fikirannya melayang ke malam di bar tempoh hari. Momen dimana mereka melakukan hal vulgar di balkon. Jari jemari Ben lihai bermain2 di area sensitifnya. Kenikmatan yang tak mampu dilupakan begitu saja. Angin sepoi menyapu tubuh mereka yang sedang hangat berbagi kenikmatan. Kluk! Kluk! Ben memetik jarinya di depan wajahnya. “Hey, kamu masih di sini atau udah jalan-jalan ke masa lalu?”
101.4K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as benak adalah
Read
+Library
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

Terlepas dari semua perbuatannya pada Nesa, tapi Om Beno pulalah yang memperjuangkan Nesa agar tetap bisa sekolah hingga jadi sarjana. ‘Aaagh… Arrggh…..” Om Beno kembali mengarahkan bola matanya ke Nesa dan menggerak-erakkan jemarinya. Nesa mendekat. Mata Om Beno terlihat sedikit bercahaya. “Aku Nesa Om,” kata Nesa dengan suara pelan. Om Beno mengedipkan matanya. Seperti memberi tahu ia mengenalinya. “Om Beno cepat sembuh ya..” Hanya kata-kata itu yang bisa keluar dari mulut Nesa. Ia terlalu kelu untuk berucap apa pun saat ini.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 210 Times as benak adalah
Read
+Library
Me and You

Me and You

Dari tatapannya, kutahu bahwa ia pun menyukai Liana. “Morning..” Sahutnya dilengkapi dengan senyum simpul. Beno memberikan kode keberhasilan dengan mengedipkan sebelah matanya. Kubalas dengan senyum sedikit terpaksa. Beno adalah teman pertama yang kudapatkan kemarin. Selain Sela dan Tony, aku tidak kenal siapa-siapa. Beno anak yang periang, kemarin dia yang lebih dulu memperkenalkan diri.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as benak adalah
Read
+Library
Terbelenggu Takdir

Terbelenggu Takdir

“Nat, kalau gitu gue balik duluan ya.” “Eh, iya. Sekali lagi sorry ya, Ben. Mungkin lain kali.” “Gampang.” Beno berlalu setelah melambai dan berpamitan pada Natya dan Nita. Dua wanita itu melihat kepergian Beno sampai tubuhnya menghilang di belokan parkiran. “Apanya yang lain kali?” tanya Nita langsung. Natya menghela napas pelan. “Nit, gue match sama orang semalem.” mengabaikan pertanyaan perama Nita.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 157 Times as benak adalah
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status