Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

Keberanian memang harus ditumbuhkan, begitupun saat meyakinkan diri terhadap pilihan. Adanya keraguan bisa disebabkan karena tidak saling kenal. Maka, diri harus didorong untuk berani mengenal. Menjadi terbiasa karena telah saling kenal atau yakin karena telah mengenal. “Eh iya, Aku mau ngomong dong,” Alif tiba-tiba serius. “Kamu kenapa? Aku kok jadi degdegan, kayaknya serius banget.” “Tapi kamu jangan marah ya?”
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai Berani
Baca
+Pustaka
Era Baru

Era Baru

Barata menatap mereka dengan dingin lalu menghembuskan nafasnya sebelum menatap tajam mereka. “KEMATIAN SERINGKALI DITAKUTI, NAMUN AKU BENAR-BENAR BISA BERHADAPAN DENGANNYA. AKAN AKU TUNJUKKAN APA ITU KEBERANIAN!!” ungkap Barata dengan senyum dingin saat dia melesat bagaikan panah ke arah mereka dan melancarkan serangan yang kuat.
1058.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai Berani
Baca
+Pustaka
Cinta yang Membawa Luka

Cinta yang Membawa Luka

“Keberanian bukanlah ketiadaan rasa takut, tetapi kemampuan untuk mengatasi rasa takut itu.” Zahra menarik napas dalam-dalam, menyiapkan dirinya untuk apa pun yang akan datang. Dia tahu bahwa hari-harinya akan penuh dengan ujian, tetapi dengan dukungan keluarga dan langkah berani yang akan diambilnya, ada harapan untuk masa depan yang lebih baik.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai Berani
Baca
+Pustaka
Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

tanya bayangan itu. "Aku tidak pernah bilang cukup," jawab Genta. "Tapi itu awalnya." "Kau bersembunyi di balik moral. Tapi kau takut menghadapi masa depan." "Aku takut, ya," jawab Genta. "Tapi aku tidak akan mundur karena takut. Aku akan maju dengan takut itu." Cermin pecah perlahan, membentuk cahaya. Suara bergema, "Keberanian dalam pengakuan: diterima."
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai Berani
Baca
+Pustaka
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

tolaknya saat Aru juga menyerahkan sandal karet dengan kepala kelinci berwarna merah muda di mukanya. Aru mengangkat kakinya tinggi seraya berseru, "Nih, dari tadi aku aman, Om." Wajahnya serius, seperti tengah berhadapan dengan anak yang pembangkang. Baskara meringis dan memakai sandal itu.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai Berani
Baca
+Pustaka
Antara Benci dan Cinta

Antara Benci dan Cinta

Dia butuh sebuah batu loncatan agar bisa kembali populer. Orang yang cocok untuk dijadikan batu loncatan adalah Bryan. Ketika Bryan sudah sampai di rumah Becca, Becca mengenakan pakaian yang menurutnya bagus. "Bryan, kamu sudah datang." Bryan terlihat tidak peduli, dia justru meminta ponsel Becca. Bryan membaca riwayat chat antara aku dan Becca. Setelah membaca isi chat, Bryan merasa sangat marah hingga tubuhnya gemetar.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai Berani
Baca
+Pustaka
Cinta yang Angkuh

Cinta yang Angkuh

Andi bicara dengan nada jauh lebih lembut, meskipun ada sedikit rasa kecewa di matanya. “Aku senang akan punya bayi … hanya saja … aku merasa berani sekaligus takut di waktu yang sama. Aku sendiri nggak tahu kenapa.” Patricia menunduk sambil usap perutnya. “Kamu takut apa? Aku ada di sini.” “Justru kamu yang bikin aku takut.” “Hei! Kamu cari masalah, ya? Bikin takut apanya? Aku ini ganteng, dan aku benar-benar cinta kamu sebesar ini.”
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai Berani
Baca
+Pustaka
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Pria berpakaian hitam itu mengernyitkan dahi ke arah para peserta yang memilih diam membisu. "Harimau selalu berjalan sendirian, hanya mahluk lemah yang suka berombol. Kau mengusulkan hal ini hanya karena kalian lemah dan takut hasil buruan kalian direbut oleh orang yang lebih kuat," seorang pria berbadan kekar mencibir dingin. "Maaf, aku tidak sudi mematuhi aturan konyol itu. Dan aku yakin banyak orang di sini yang juga tidak akan setuju."
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai Berani
Baca
+Pustaka
Tersandung Cinta Tuan Muda

Tersandung Cinta Tuan Muda

Hanya tatap-tatapan dalam keheningan yang penuh makna. “Aku nggak menyangka kamu datang,” ucap Naira. “Aku nggak bisa melewatkan momen kamu bicara soal keberanian. Karena kamu sendiri... adalah wujud dari keberanian itu.” Naira tersenyum kecil, lalu menunduk sebentar. “Tapi tetap saja, aku masih merasa rapuh.” “Tidak apa-apa,” balas Adrian. “Bahkan orang paling berani pun tetap bisa rapuh. Tapi kamu memilih berdiri. Dan itu cukup luar biasa.”
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai Berani
Baca
+Pustaka
Hati yang lemah

Hati yang lemah

Fera Pov Ini sepertinya hari keberuntunganku, pertama, aku sebangku dengan gebetanku, kedua, soal matematika yang keluar sangat mudah dan aku mengerti isi soalnya dengan cepat bagaimana tidak aku telah belajar mati-matian untuk ujian ini. sekarang waktunya istirahat dan aku bahkan tidak berani memulai pembicaraan dengannya. sebelumnya dia bertanya namaku dan aku hanya menjawab seadanya lalu bertanya namanya kembali dan pembicaraan kami berhenti disitu. Sangat canggung, oh jantungku yang sangat tidak mau berkompromi sama sekali berdegup dengan kencang ketika aku duduk disampingnya. untung saja aku hafal ayat kursi dan mengulang-ngulangnya didalam hati agar kegu
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai Berani
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status