Keputusan yang Berbeda, Takdir yang Tak Sama
Suara dadu beradu, udara di sekitar meja blackjack seolah-olah menyedot napas, seperti mampu menelan jiwa, dan dentingan cip saling beradu, bergema seperti genderang kematian yang samar tetapi terus hadir.
Di satu meja bakarat raksasa, kerumunan berdesakan paling rapat dibandingkan tempat lain.
Aku mengenakan gaun beludru hitam dengan belahan tinggi hingga pinggang. Cahaya menelusuri setiap lekuk tubuhku, menarik tatapan seperti ngengat ke api.
Satu putaran kartu lagi. Aku menopang dagu di telapak tangan, jari-jari mengetuk meja dengan malas, setengah mengantuk, bahkan tak repot melirik kartu bawah.
Hot Chapters