Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AMORAGA

AMORAGA

"Jahe? Jeha maksud lo?" "Ck. Iya siapa, kek, namanya. Pokoknya panggilin!" Bau asap rokok memenuhi indera penciumannya. Berbeda dengan markas Baskara yang bersih dan nyaman. Markas Oscar terlihat berantakan. Banyak asap rokok, dan botol-botol minuman keras berserakan. Urakan sekali. Cowok itu memerhatikan Amora dari atas sampai bawah, kemudian berteriak, "Jeha, ada yang nyariin lo! Cewek cantik, nih!"
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai bersorak sorai
Baca
+Pustaka
Skandal Di Balik Meja Pengacara

Skandal Di Balik Meja Pengacara

Dia melangkah lebih dekat lagi, hingga bayangannya menutupi tubuh Soraya, menghalangi cahaya lampu taman. "Lihat!" serunya pada teman-temannya, menunjuk wajah Soraya yang ketakutan. "Wanita yang terlihat manis dan polos ini tampak ketakutan. Oh, lihat matanya. Berkaca-kaca. Bibirnya gemetar. Persis seperti di serial." Dia membungkuk sedikit, mendekatkan wajahnya ke wajah Soraya, memaksanya untuk mencium aroma wine murah dari napasnya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai bersorak sorai
Baca
+Pustaka
KIPAS MERAH PEMURNI ARWAH

KIPAS MERAH PEMURNI ARWAH

ucap salah satu temannya yang bernama Rey. “Ah, itu sebenarnya aku memang sempat lupa, tapi sepertinya kelas sudah bersih. Kalian sedang apa?” Sora menghampiri kedua temannya yang sedang duduk berhadapan di tengah-tengah kelas dengan lampu kelas yang dimatikan dan hanya diterangi cahaya matahari sore. “Ah, nggak. Kami hanya sedang memainkan permainan memanggil arwah dengan papan ini, mau ikut?” ucap temannya antusias.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai bersorak sorai
Baca
+Pustaka
Hate to Love

Hate to Love

Sagara berjalan mendahului Aliika, dan seperti biasa Aliika mengikutinya dari belakang. Di sofa ruang tamu sudah ada Soraya yang duduk bersantai di sana sambil memangku sebuah toples makanan. Soraya mendengar semua percakapan Sagara dan Aliika tadi. Satu hal yang dapat Soraya simpulkan. Aliika adalah gadis yang terlalu baik dan lugu.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai bersorak sorai
Baca
+Pustaka
🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER

🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER

bisik Summer, suaranya bergetar hebat. Sora menyandarkan tubuhnya sedikit pada meja di belakang Summer, menatap hasil coretan yang rusak itu dengan tatapan puas. “Kamu tidak perlu mengerti sekarang, Summer.” Sora menjeda, suaranya merendah dan penuh intimidasi. “Kamu hanya perlu sadar bahwa di sini, tidak ada tempat untuk bersembunyi.” BERSAMBUNG…
10887 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai bersorak sorai
Baca
+Pustaka
Malam Kelam Bersama Presdir

Malam Kelam Bersama Presdir

Bahkan dari merk pakaian yang Sora kenakan tadi, Bi Rida dapat menebak harganya bernilai jutaan rupiah. "Apa saat ini Sora menjadi simpanan dari pria hidung belang yang sudah menghamilinya?" Pemikiran buruk Bibi Rida menebak. ** Sora dan Bibi Nina sudah pergi meninggalkan supermarket setelah membayar beberapa barang belanjaan mereka. Di dalam perjalan menuju supermarket yang lain, Sora terdiam. Ia merasa menyesal meminta keluar karena harus merasakan hal pelik saat bertemu dengan Bibi Rida.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai bersorak sorai
Baca
+Pustaka
BOSSY

BOSSY

panggilnya menahan geram dan penuh peringatan. Alana panik dan hanya cengar-cengir. "Gue nggak tahu kalo dia sepolos itu, sumpah. Gue cuma iseng, eh si Ava malah serius." elaknya dan mengerucutkan bibir. Ava mengernyitkan alis, menatap bergantian Azkar dan Alana dengan bingung. "Emangnya kenapa? Open BO itu apa?" Azkar memejamkan mata, lalu kembali menatap Ava. "Itu jual diri, bukan hiburan. Gue udah bilang berapa kali jangan temenan sama cewek modelan kayak Alana."
107.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai bersorak sorai
Baca
+Pustaka
Suami Dadakanku Ternyata Cucu Konglomerat

Suami Dadakanku Ternyata Cucu Konglomerat

ucap Soraya. “Tapi kita harus pulang, ada yang harus aku kerjakan,” balas Damar. “Ya,” ucap Soraya sembari mengangguk. Sebelum pulang mereka mampir di pusat perbelanjaan karena Soraya ingin membeli kenang-kenangan dari bulan madunya. Mereka memilih Majeedhee Magu karena di sana menjual pernak pernik khas Maldives. Tidak disadari saat Soraya ingin memegang satu tas unik khas Maldives itu seseorang juga memegangnya mereka berdua sama-sama menginginkan tas yang tinggal satu itu.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai bersorak sorai
Baca
+Pustaka
Bareksa

Bareksa

Nala merogoh buku dari dalam tasnya. "Idih, jangan buru-buru dong," Padma merajuk lagi. "Aku ada kejutan nih buat kalian!" Dia meraih sebuah kotak seukuran bantal bayi yang terbungkus oleh plastik hitam. Dengan antusias dan tergesa-gesa, Padma merobek-robek bungkusnya. Isinya sungguh di luar perkiraan Nala: satu set lightstick dan miniatur personel grup penyanyi laki-laki dari negeri gingseng.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai bersorak sorai
Baca
+Pustaka
Obsesi Buta Tuan Mafia

Obsesi Buta Tuan Mafia

Langit gelap perlahan-lahan memudar digantikan cahaya matahari yang menembus cela gorden. Saat Sora membuka matanya, ia mendapati dirinya sudah kembali di kamarnya. Bau kain mahal, selimut sutra, dan aroma rose oud khas kamarnya. Ia tak lagi berada di kota yang menenangkan itu, ia berada di mansion Volkov. Ia sudah menduga akan hal ini.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai bersorak sorai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status