Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

sambung Amran meyakinkan Ayu Soraya. "Sorry saja ya, Ai. Aku gak bakalan nyesel nolak tawaran dari kamu, lihat bentukmu saja membuatku ingin muntah, apalagi abangmu." Aku tertawa sarkas, Ayu Soraya ... Ayu Soraya ... Siapa juga yang rela Abang Syarif yang rupawan itu berjodoh denganmu? Pasti kamu bakalan nangis darah kalau tahu kenyataan kalau Abang yang kumaksud adalah seorang menejer di sini, masih singel dan tampan rupawan. Pak Faisal mah, langsung jatuh jauh ke bawah jika dibandingkan dengannya. Dasar cewek murahan!
1084.5K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as puisi sorai
Show Reviews (26)
Read
+Library
Nainamira
terima kasih untuk kakak pembaca yang Budiman, yang setia mengikuti kisah Aina dan Hasan. sudah tamat di 263 bab ya ... ikuti novel baruku yang berjudul " misteri cinta di lokasi KKN" gak kalah baper loh ...
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Read All Reviews
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

"Siapa yang tidak tahu tentang gaya reguler? Nomor satu dalam gaya reguler. Kamu pikir kamu siapa? Kamu bahkan tidak punya hak untuk mengikutinya!!" Lu Xiao terus mengabaikannya dan hanya mengambil kuasnya. *"Pasir padang gurun seputih salju, bulan di Gunung Swallow seperti kail.* *Ia memiliki otak emas. Segeralah melangkah di bawah musim gugur yang jernih."* Itu adalah puisi *Ma Shi* karya penyair Li He. Hanya dua baris, namun mengandung rasa kesunyian padang gurun yang mendalam.
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 206 Times as puisi sorai
Read
+Library
LOVE is YOU, Ra!

LOVE is YOU, Ra!

Soraya keluar dari dalam kamarnya. “Baru, Ma.” Maura menjawab pertanyaan Soraya tanpa mengalihkan tatapannya dari wajah Amel yang makin pias. “Kamu kenapa, Kak? Sakit? Pucat begitu.” “Mungkin kakakmu kelelahan. Dia juga baru pulang dari Labuan Bajo bersama teman-temannya kuliah dulu.” Soraya duduk di sofa. “Sini, Ra. Bagaimana kandunganmu? Diajak bepergian gak rewel, ‘kan?”
1031.4K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as puisi sorai
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Namun, Andi terus saja menempeliku seperti hantu. Aku tidak mau sampai hari kematianku nanti, aku masih harus terikat dan dimakamkan dengan nama Nyonya Prasetyo, rasanya benar-benar menyesakkan kalau dipikirkan. Siang harinya, sebuah berita bertajuk [Pewaris Grup Prasetyo Mencuri Hati Istri demi Diberikan pada Pujaan Hati] langsung menjadi tren nomor satu di berbagai platform.
12.5K viewsCompletedAdded to Library 424 Times as puisi sorai
Read
+Library
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

Ingin rasanya detik itu juga Farid terbang ke Indonesia untuk mendatangi si pemuda agar menjauh dari Nayla. “Suami Soraya sedang dirawat di rumah sakit. Barusan Abi baca di group WA.” Abi menunjukkan ponsel pada Umi. “Katanya gangguan fungsi hati.” “Abi ada waktu hari ini? Umi juga sudah lama tidak jumpa dengan Soraya.” Ketika merasa sejenak diabaikan, Farid langsung bersemangat saat Umi menoleh padanya dan bertanya.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as puisi sorai
Read
+Library
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Bagaimana mereka bisa menebaknya? "Sarisha, apa kamu sudah mendapat petunjuk untuk menebak dua puisi ini?" Setelah menunggu sejenak, Alarik akhirnya bertanya kepada Sarisha. Sarisha mulai menganalisis, "Kalau dilihat dari dua puisi ini, satu membicarakan malam dan satunya lagi membicarakan festival. Di saat festival, semuanya pasti berkumpul dan bersenang-senang. Tapi ... kalau ditambah dengan malam dan lilin yang dibasahi hujan biasanya menunjukkan suasana yang sedih saat sendirian. Jadi, aku tebak jawabannya adalah duka saat berpisah dan suka saat bertemu kembali."
8.83.6M viewsCompletedAdded to Library 123.6K Times as puisi sorai
Show Reviews (736)
Read
+Library
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
SANG PEWARIS

SANG PEWARIS

Kepalanya bergoyang ke kanan kiri–khas anak zaman sekarang ketika menemukan rasa yang cocok dengan lidahnya. Satriya dan Raisa ikut bergabung dan menikmati sosis yang sudah matang. Mereka makan bersama dalam lingkaran, sambil menikmati obrolan ngalor-ngidul, tawa kecil, dan cerita lucu dari masa kecil para orang dewasa. “Kayaknya seru ya, punya banyak Saudara,” ucap Rumi tiba-tiba. “Ada seru, ada kesel, campur-campur,” jawab Satriya tanpa menyadari ke arah mana obrolan akan dibawa oleh Rumi.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as puisi sorai
Read
+Library
Sebening Senja

Sebening Senja

Belum lagi hilang keresahannya mencari kabar Senja, gadis yang berdiam di Pondok pesantren selama masa kuliahnya itu dikejutkan kabar dari Sang Bunda. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Sekarang Bening harus menghadapi kenyataan dengan perasaan yang tidak karuan. Malu, sedih, kecewa sudah pasti. Satu hal yang ia ingat dalam keadaan ini, nasehat Sang Murabbi--Abah Yai Hamid. "Sesorang atau sesuatu datang dalam hidup kita bisa jadi itu anugerah atau hanya akan membawa sejarah. Semua sudah tertulis di lauhul mahfuz limapuluh ribu tahun yang lalu."
3.0K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as puisi sorai
Read
+Library
PURA-PURA BAHAGIA

PURA-PURA BAHAGIA

Orang itu menggantung kalimat. "Tapi kenapa, Pak?" cecar Aiman heran. Orang itu saling berpandangan dengan penduduk lainnya. Mereka seolah ragu untuk mengatakan sesuatu. "Ada apa dengan Bu Sri?" Lagi, Aiman bertanya. "Bu Sri itu, orang-orang sini tahunya … stres, Pak," jawab orang itu lagi, membuat Aiman dan Hani kaget. "Stres?" "Iya, Pak. Sudah lama."
9.844.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as puisi sorai
Read
+Library
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Menunggu racun akan kembali disemburkan oleh sepupunya ini. "Selamat atas kemenangan lo yang telah berhasil mengalahkan Keisha ya? Lo sekarang bebas sebebas-bebasnya untuk memiliki Panji seorang, Ra. Saudara kembar lo 'kan udah di penjara sekarang. Lo bahagia banget 'kan, Ra?" sindir Soraya manis. Senyum setengah iblis tersungging di bibir merah kehitamannya. Racun telah ditebar. Sekarang tinggal bagaimana cara ia menanggapi ucapan provikatif Soraya.
1091.7K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as puisi sorai
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status