Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

Ki Agom yang kini kenakan jubah bak seorang Maharaja, tapi warnanya serba hitam, lalu naik ke atas kuda warna putih dan dengan tubuh di gagah-gagahkan, wong dia kurus dan agak keriput, di iringi sang dukun tua, yang kenakan kuda hitam di belakangnya, maju ke depan hadapi Mamon. Begitu saling berhadapan dari jarak 10 meteran, Ki Agom kontan mendelik, melihat wajah dan perawakan Mamon yang 100 persen mirip dengan Prabu Rangkabhumi, yang sudah di bunuhnya dengan racun bersama Putri Lontar. Mamon pun sama kagetnya dan menahan tawa, masa jadi Maharaja dengan pakaian kedodoran begini, mana dah tua lagi, pikirnya.
9.42.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61.7K kali sebagai bh montok
Tampilkan Ulasan (79)
Baca
+Pustaka
littlematchstick
lumayan rame ceritanya, namanya cerita bebas dibuat meskipun gak masuk akal, bisa2nya orkay yg duitnya triliunan kalah info sama buronan ??? buronan tahu semua info detail orkay siapa tp orkay kesusahan cari info buronan dimana ??? kocak abisss .........
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Baca Semua Ulasan
Duka Cita

Duka Cita

Sementara Laura? “Cita,” ucapnya sambil menyambut tangan Laura dengan erat. Namun, Cita tidak menyematkan senyum sama sekali, karena ia tidak suka berpura-pura bahagia. “Cita Lukito. Sudah berapa bulan?” tunjuknya pada perut Laura yang sudah sangat besar. “Oh …” Laura tertawa pelan, setelah melepas jabat tangannya dengan Cita. Ia mengusap pelan perutnya, lalu berkata, “HPLnya bulan depan.”
9.839.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai bh montok
Baca
+Pustaka
Suamiku Bos Tampan

Suamiku Bos Tampan

Kinara berharap mereka masih selamat dan sehat sampai rumah. Arjuna memarkir mobilnya saat sampai di kediaman Atmaga. Arjuna menggandeng tangan Kinara saat memasuki rumah. Mereka tampak canggung tapi Kinara dan Arjuna harus berpura-pura tidak terjadi masalah apapun. Arjuna meminta salah satu pelayan untuk membawa oleh-oleh dari Bali. Arjuna sengaja meminta Argan untuk membeli oleh-oleh yang banyak sebelum kembali ke sini agar terkesan mereka menikmati honeymoon itu.
9.8103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai bh montok
Baca
+Pustaka
Kisah Para Penggetar Langit

Kisah Para Penggetar Langit

Banyak tamu yang pulang, tapi juga banyak tamu yang datang. Mengikuti obrolan itu, tahulah Cio San, siapa-siapa saja yang ada di situ. Orang yang disebut ‘Kakak Bhok’ itu bernama Bhok Gai Sun. Dia dijuluki Macan Barat. Makanya bajunya pun dari kulit macan. Bhok Gai Sun ini walaupun bukan termasuk pendekar kelas atas, namanya lumayan terkenal. Ia datang dari keluarga pemburu yang dikenal memiliki ilmu silat keluarga yang cukup baik. Tindak-tanduk keluarga ini pun juga tidak terlalu tercela, walaupun juga tidak terlalu terkenal.
9.959.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai bh montok
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Gelora Cinta Cassanova Impoten

Gelora Cinta Cassanova Impoten

Tanya Mala, kesal pada Bramono. Mala kesal melihat Bramono hanya terpaku melihat ke arahnya, Mala tidak tahu Bramono seperti itu, karena sedang melihat wajah asli miliknya. Mala pun segera berdiri, kaos putih yang di kenakan Mala, seketika memperlihatkan lekuk tubuh Mala karena basah. Mata Bramono makin melebar melihat hal itu, apalagi melihat dua gunung kembar yang sangat menggoda, walau ukurannya tidak terlalu besar, namun cukup untuk di remas.
11.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai bh montok
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

BRAK Begitu pintu mahoni tebal berkunci otomatis itu tertutup dengan bunyi klik yang solid, dunia di luar seakan runtuh dan tidak lagi berarti. Victor tidak membuang waktu satu detik pun. Ia menerjang Batari dengan kegilaan seorang predator yang kelaparan, seolah-olah wanita di hadapannya adalah mangsa paling suci sekaligus paling berdosa yang pernah diciptakan semesta.
10578 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai bh montok
Baca
+Pustaka
Dear Mantan

Dear Mantan

Membuat perut Al keroncongan, baunya sangat sedap. "Semua masakan ini, Bibi yang masak?" Al bertanya, tampak takjub dengan masakan ART sang Direktur. "Bi Inah memang top, bisa masak apa aja buat kami," ucap Jimmy, memberi dua jempol untuk ARTnya. Al mendadak iri, dalam diam ingin sekali bisa belajar berbagai menu masakan. Sepanjang malam, Al terus memuja rumah Jimmy. Bagaimana bisa bosnya tahan untuk hidup sendiri tanpa pendamping hidup, di dalam rumah semegah ini?
1012.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 495 kali sebagai bh montok
Baca
+Pustaka
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

Tapi, siapa sangka nyalinya terhadap bulu babi tidak sebesar ukuran tubuhnya itu. “Mana ada bulu bali di sini Somplak! Lah kok pake sepatu ini?” protes seorangnya lagi. Seorang lelaki bertubuh kurus dengan tinggi badan seukuran ketiak orang pertama tadi. Ia lebih galak dan terlihat lebih otoriter dibandingkan temannya itu. “Cuma ini yang ada di kapal, Bro! Pake ajalah, sama-sama sepatu boot kan. Bulu babi kek, ular air kek, kalau kena patok bisa berabe, Cuy!” ucap lelaki gemuk itu.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai bh montok
Baca
+Pustaka
Istri Cantikku Ternyata Lampir

Istri Cantikku Ternyata Lampir

Bima membuka pintu kamar pelan dan melihat gadis itu ternyata sedang menggendong si Montok sambil mengucapkan sesuatu dengan bahasa yang tidak Bima paham. “Giac ngu yen bình la nhing gì đang tìm kiem. Dem nay sunu mindhet.” “Kamu ngapain sih?” Bima menghampiri perempuan aneh itu. Tapi Siti tidak berhenti mengucapkan kalimat tadi meskipun si Montok tidak juga diam. “Dem nay sunu mindhet ... ini mantra tidur, supaya dia tidur seperti orang yang terbaring di peti.”
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai bh montok
Baca
+Pustaka
Pesona Om Bule

Pesona Om Bule

"Kalo belum kesini artinya belum ngebakso.' Aku setuju karena bakso di sini memang porsinya banyak dan harganya lebih murah daripada bakso yang berada di dalam mall. "Mel, lo kuat banget. Kalo gue jadi lo, gue pasti mewek mulu." "Hidup gue kalo dibawa mewek mulu gak bakal jalan, gak menghasilkan cuan. Yang bisa gue lakuin cuma fight ... fight ... fight!"
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai bh montok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status