Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERSESAT DI SARANDJANA

TERSESAT DI SARANDJANA

Yang dibisiki hanya meninggikan kedua bahunya, tanda tak paham. "Bang, aku nanya boleh gak?" ujar Emak banyak kutu dengan sedikit keberanian. Paduka Anang menatapnya tak berkedip. "Nanya apa, Bu?" "Itu kenapa ya, di atas bibir sampean gak ada lekukan? Kok datar aja?!" Refleks paduka Anang meraba-raba area di atas bibirnya. Ia lalu berpikir keras untuk memberi alasan.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai bibir bawah berkedut
Baca
+Pustaka
Pesona Istri Yang Tak Dianggap

Pesona Istri Yang Tak Dianggap

Bimapun lagi-lagi tersenyum melihat pipi Sharen memerah. "Ka..mu nanya apa tadi Bim? " Sharen menatap malu didepan Bima yang hanya mengangkat alisnya dengan jenaka. Melihat itu debaran di dada Sharen semakin tidak karuan, Sharen menarik nafasnya dalam-dalam sambil memejamkan matanya.
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai bibir bawah berkedut
Baca
+Pustaka
Ketika Sang Adipati Berlutut di Bawah Kakiku

Ketika Sang Adipati Berlutut di Bawah Kakiku

Aku melangkah lagi di hadapannya. "Bibi Chun. Ada apa?" Aku menyentuh pundaknya. Bibi Chun tersentak pelan, segera mendongak dan mendapati diriku di depannya. "Nyonya Muda!" dia segera berseru. Tangannya meraih kedua tanganku dan berlutut. "Maafkan saya …, maafkan saya!" Aku menautkan alis. Segera kuraih kedua pundaknya. "Berdirilah,.Bibi. Ada apa? Katakan yang jelas!"
1045.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 916 kali sebagai bibir bawah berkedut
Baca
+Pustaka
Istri Bayangan Milik Tuan Muda

Istri Bayangan Milik Tuan Muda

Garis bibir Citra menekuk ke bawah, membuat kedua bibirnya yang mengatup itu terlihat condong dan membuatnya terlihat menyerupai mulut bebek. "Nyebelin. Kenapa bisa-bisanya kamu ngomong kayak gitu? Bisa-bisanya kamu ngerasa bersyukur karena kamu celaka dan masuk rumah sakit, padahal kamu gak tahu seberapa panik dan sedihnya aku pas tahu kamu gak sadarkan diri dengan luka-luka yang cukup parah. Aku gak bisa berhenti nangis karena kamu, asal kamu tahu. Jahat banget kamu malah ngerasa bersyukur," ngerutunya.
1032.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai bibir bawah berkedut
Baca
+Pustaka
Takut Kawin

Takut Kawin

“Tok, tok, tok!” Ketukan pintu memaksa Daffin kembali bangkit. Kembali membasuh wajah dan menunjukkan senyum. Hanya itu yang bisa ia lakukan untuk menutupi kegundahan hatinya. “Sayang, kamu okey?” tanya Bibi dengan wajah hawatir. “Hanya lelah, Bi,” ucap Daffin tersenyum dan mencoba memalingkan wajahnya.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai bibir bawah berkedut
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Ibu terlalu tertegun melihat apa yang terjadi di hadapannya—menyaksikan reaksi alami yang dilakukan dua alam bawah sadar yang saling bertemu. Mister bergerak. Ketika Bibi sudah hampir tenang, tiba-tiba Mister menotok tengkuknya—garis kesadarannya. Bibi langsung kehilangan kesadaran. Anak ini langsung marah. “HEI!” jerit suara nyaringnya. Kemudian anak ini menangis, menjerit seolah paman besar itu baru saja melukai bibinya. Bibi jatuh kehilangan kesadaran di pelukan anak itu, sehingga anak itu tidak bisa meninju si paman besar itu dengan kepalan kecilnya. Ibu akhirnya bergerak. “Forlan—Sayang, tenang. Ibu di sini. Bibi tidak apa-apa. Hanya tidur.”
1019.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai bibir bawah berkedut
Baca
+Pustaka
Another Word to Say I Love You

Another Word to Say I Love You

Ia menahan diri dirinya sendiri untuk tidak berbicara keras. Bibir Lisa mengerucut sedih. Ia menatap Bima lalu berkata, “Entahlah, aku belum melihat noda atau tanda-tanda apapun pada tubuhku selain perutku yang bergejolak sewaktu-waktu.”
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai bibir bawah berkedut
Baca
+Pustaka
The Present Of Love

The Present Of Love

Bibirnya kini mendarat di bibir indah Seila yang memiliki belahan di bagian bawah dan bagian atas cukup tipis. Seila gugup dan tidak bisa mengedipkan matanya sama sekali. Jantungnya berdebar begitu kencang bagaikan tabuhan drum. ‘Apa ini mimpi?’ gumamnya dalam hati sambil menahan nafas.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 518 kali sebagai bibir bawah berkedut
Baca
+Pustaka
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

ucapku panjang lebar sembari memperlihatkan wajah penuh permohonan. Bimo terlihat sedang berfikir keras, berulang kali dahinya mengernyit tangannya memijit mijit pelipis. Kepala nya menggeleng ke kanan ke kiri. Aku yang melihat tingkah Bimo seperti itu pun diam diam tertawa geli namun berusaha aku tutupi.
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai bibir bawah berkedut
Baca
+Pustaka
Home

Home

Kumis tipis di atas bibir semakin mendukung. 'Ah, kenapa sih hari ini sial mulu?! Gara-gara itu dua bekicot jadi nanggung malu seumur hidup guenya!' Biru menjerit-jerit frustrasi dalam hati ketika mencukur kumisnya di depan cermin. Sesekali dia memejamkan mata, menunjukkan wajah penyesalan yang kelewat mendalam, dan menghembuskan napas kasar. 'Sumpah, kenapa juga semalam gue kayak gitu?!'
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 518 kali sebagai bibir bawah berkedut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status