Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Prabu

Prabu

teriak Adi. “Sepertinya hari ini akan lebih sakit dari hari kemarin Prabu,” bisik Adi dengan sinis di depan wajah Prabu. “Anak-anak, bawa kecoak ini ke tempat biasa,” ajak Adi pada teman-temannya. ***
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai bibir mer
Baca
+Pustaka
Menyingkap Tabir

Menyingkap Tabir

gerutunya kesal. Bi Risma menoleh ke arah majikannya yang masih saja menggerutu. “Kenapa, Non? Ada yang bisa Bibi bantu, nggak?” “Nggak ada, Bi. Mataku cuma sedikit perih gara-gara ngiris bawang merah.” “Ya mau bagaimana lagi, Non. Memang kodratnya seperti itu toh,” sahut Bi Risma yang hanya dibalas anggukan dan kekehan pelan perempuan dengan balutan baju santai dan jilbab instan itu.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai bibir mer
Baca
+Pustaka
Ei-Bree My Betelgeuse

Ei-Bree My Betelgeuse

Tapi aku mencoba, membiarkan diriku dilelehkan oleh panas yang membakar pelupukku, yang memompa jantungku berdenyut lebih kencang seiring penjelasannya. "Ada dua bintang di rasi Orion yang namanya dimulai dengan huruf B, seperti nama panggilanku, yaitu Betelgeuse dan Bellatrix." Bree memberi jeda untuk menolehku. Aku mengangguk. Dia tersenyum dan melanjutkan, "Tahu bintang paling terang di sana? Rigel. Bagaimana dengan yang kedua? Betelgeuse. Rigel terang karena dia memanglah bintang biru yang bersuhu luar biasa tinggi. Bellatrix, walau tidak seterang Betelgeuse, tetaplah bintang putih, jenis bintang paling panas nomor tiga. Tapi Betelgeuse? Dia adalah bintang merah yang sekarat." Bree kemba
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai bibir mer
Baca
+Pustaka
Hati Biru Affa

Hati Biru Affa

Aku menoleh ke arah laki-laki itu. “Dengan Prof Hari atau Prof Murfid, Zul?” tanyaku balik. “Prof Hari. Kan gue ogah sama Prof Murfid. Susahnya kek cari bola sakti,” jawabnya seraya menggibahkan professor legendaris di kampus kami. Sudah rahasia umum mahasiswa bimbingan Prof Murfid bahwa harus ada ‘anak ajaib’ supaya beliau mudah ditemui.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai bibir mer
Baca
+Pustaka
Arimbi

Arimbi

Merawat dan menjaga takdir yang telah Allah tetapkan. Tersenyum lebar Hanna mengambil salah satu liptisk yang menyala. Hanna pikir bibirnya tidak sinkron disandingkan dengan wajah Arimbi, jadi dia akan membubuhkan warna kemerahan agar sedikit cerah. Mereka orang yang berbeda, tidak ada satu pun kesamaan kecuali wajah yang serupa. “Nona Hanna,” panggil sebuah suara. Meski agak terkejut Hanna menoleh.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai bibir mer
Baca
+Pustaka
Sang Abdi

Sang Abdi

Bibir merahnya hanya berpoles lip gloss tanpa gincu. "Kamu cantik sekali, Dik." Gayatri mengungkapkan kekagumannya. Kirana mengangkat wajahnya memandang Gayatri sambil tersenyum, "Mbak sendiri gak merasa cantik?" "Menurutmu gimana?" Gayatri menggerak-gerakkan tubuhnya bak peragawati dan tak ketinggalan juga memutar tubuhnya lalu menyibakkan rambut hitam sebahunya. Dikedipkannya sebelah matanya lalu digerakkannya bibirnya yang dipoles gincu merah kecoklatan membentuk gerakan ciuman. Warna bibir itu nampak kontras dengan kulit putihnya.
9.3211.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai bibir mer
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
Ida
Aq penggemar tlsan2 frank Walau ada benang merah dlm smua tlsan2 nya Tpi setiap crta nya mempunyai setting latar cerita yg psti berbeda Disamping itu dia mengajak pembaca nya utk tidak membaca cepat Sbb plot twist cerita nya sangat kental Semangat frank
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Dipaksa Jatuh Cinta

Dipaksa Jatuh Cinta

Bibir Aurel meracau abstrak meluapkan kepuasannya karena hunjaman-hunjaman batang berurat berukuran XXL milik Biyan. "Enak, Rel? Sekali-sekali kalau lagi gini, puji gue dong!" goda Biyan dengan seringai bandel nan mesum. Peluh bercucuran di sekitar wajahnya dan juga badan atletis berototnya.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai bibir mer
Baca
+Pustaka
Cahaya Biru

Cahaya Biru

sergahku, sembari mencoba menyembunyikan rasa geli di hati. "Mesum, gimana sih sayang. Siapa yang nggak kegoda punya istri cantik kayak kamu," balas Biru, lengkap dengan mencuri ciuman di pipiku yang membuat pipiku memerah dan senyum terukir tidak terbendung di bibirku.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai bibir mer
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status