Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hamil Muda

Hamil Muda

Tolaknya, dan kembali memakan sedikit demi sedikit makanan yang tadi diam mainkan. Mama masih terlihat begitu khawatir kepadanya “Apa kamu mau mama panggilkan bunda, wajahmu sangat pucat.” “Nggak usah ma, Alia cuma kurang tidur aja.” Alia kembali menolak tawaran mama, dengan tersenyum manis dia mencoba menyakinkan mama jika dia tidak apa-apa. Mendengar obrolan mama dan Alia, Sheza menuduh Alia “Jangan bilang lu semalem nonton drakor sendiri.” yang di balas dengan cengiran has Alia dan menggoda Sheza.
1016.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 586 kali sebagai big mom one piece waktu muda
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Kau Miliki

Setelah Aku Kau Miliki

Wanita itu mengeluarkan sesuatu dari goodie bag. "Makasih, Ma. Sekarang nggak usah beliin mainan untuk Aurel lagi. Karena Aurel sudah besar. Mainan Aurel juga banyak," ujar Aurel sambil memandang mamanya. "Iya, anak Mama sudah besar sekarang ini." Yesi mengusap rambut putrinya. Kemudian menciumnya. "Perut Mama sudah sebuncit perut Mama Naima sekarang. Papa bilang, bulan depan adek kami lahir." Aurel mengelus perut mamanya.
10108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai big mom one piece waktu muda
Baca
+Pustaka
Istri Figuran Tuan Muda

Istri Figuran Tuan Muda

panggil seorang wanita muda, dengan senyumannya yang cerah. Pertama kalinya Jelita melihat ibu mertuanya tersenyum sumringah, dan ramah. Wanita paruh baya itu segera berjalan cepat lalu memeluk gadis muda yang diperkirakan seumuran dengan Jelita. "Alice! My baby!" serunya senang. "Cepat sekali kamu besar, Sayang. Oh ya, bagaimana kabar Mami dan Papi di Aussie?"
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai big mom one piece waktu muda
Baca
+Pustaka
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

Sop buntut, ayam bakar madu, tumis kangkung, sambal terasi, dan es kelapa muda. "Wah, banyak banget, Ma," komentarku saat duduk di kursi makan. "Iya dong. Mama kan mau sambut Kiara. Lagian, kamu juga harus banyak makan biar cepet sembuh." Mama Jessica tersenyum lebar, tapi ada sesuatu di balik senyumnya yang membuatku was-was. Kiara duduk di seberangku, sementara Mama Jessica duduk di sampingku dengan jarak yang sangat dekat.
9.8119.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai big mom one piece waktu muda
Baca
+Pustaka
Mama Muda Milik sang Konglomerat

Mama Muda Milik sang Konglomerat

Membuat siapapun yang berkunjung betah berlama-lama di sini. Jujur kebahagiaanya saat ini adalah melakukan kegiatan bersama Kayla. Kesibukannya sebagai pekerja dan ibu tunggal tidaklah mudah. Segudang pekerjaan membuatnya lelah. Sesekali jika waktu luang ia melakukan me-time bersama putrinya. “Kayla makan dulu,” ucap Naomi memanggil Kayla lagi. Kayla berlari menghampiri Naomi dan memakan soup ayamnya. Kayla memandang Naomi.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai big mom one piece waktu muda
Baca
+Pustaka
Anak Untuk Maduku

Anak Untuk Maduku

ucap Moana. "Bagaimana cerita nya kalian kehabisan waktu, kalian belum setua itu, usia Al belum 35 tahun dan kamu belum 33 tahun" ucap Mommy Noura. Moana tidak menjawab, hanya menundukkan kepala saja, tidak menjawab ucapan sang mertua.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai big mom one piece waktu muda
Baca
+Pustaka
MADU SATU MERTUA

MADU SATU MERTUA

teriak Raline saat Watri mengurut di bagian tubuh yang sensitif. “Biar kamu ini nggak pipis banyak. Kamu pasti nggak diurut waktu lahir. Wes, diam saja,” “Geli, Mbah, geli, Mbah ….” Suasana rumah Watri terdengar ramai. Untuk beberapa tahun lamanya, wanita yang sudah usia senja itu merindukan saat-saat yang demikian. ***
10201.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai big mom one piece waktu muda
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
Shifa chibii
ceritany bagus,,kasihan Rasti,ditipu mertua dan suami yg g bisa tegas dan ngindungin anak istriny,,mending pergi aja ras,,soal harta mendiang ortu ntar dicari lagi jalanny buat ngrebut lagi,,dari pada bertahan tpi makan hati..
Lee Siuce
Izin promo ya Thor Mampir yuk gaaes di cerita ku "Cinta Segitiga Sang Pewaris" Ceritanya masih ongoing di jamin seru karena banyak ceritanya di bungkus dengan teka-teki yang susah ditebak ... Mampir yuk
Baca Semua Ulasan
My Dearest Cahaya

My Dearest Cahaya

Banyaknya waktu luang karena kliennya sudah tidak sebanyak dahulu kala, membuat quality time bersama sang ibu benar-benar berjalan sempurna. “Mama bikin bakmi seafood,” Aster menambahkan dengan hati pilu, melihat perubahan drastis putranya selama beberapa bulan ini. Astro menepuk punggung tangan kiri Aster yang tersampir di bahunya. Lalu berdiri, dan bejalan beriringan menuju meja makan. “Ada kabar dari papamu?”
10145.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai big mom one piece waktu muda
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Liz Kusnandar
udh lama baca cerita MDC ini, tp gak d lanjut..b'coz sempet bapeeerrrr gegara gak rela Aya ny d p****** sm Astro... eh tp makin kesini makin penasaran jd pngen ng read lg... Karya mba beb yg satu ini... emang selalu the best pokonya... ter lope lope
Nery Li
good story, tapi kok aku ga mudeng ya disini, bintang suami pertama sinar, tapi kok asa bisa jd kakak aya. trus di imperfect love, anak sinar ada yg perempuan, tapi disini anak sinar hanya aya yg perempuan jelasin donb Thor hehehe
Baca Semua Ulasan
ISTRI KEDUA CEO

ISTRI KEDUA CEO

Dahi Mama mengerut. "Iyya, dia kan ... usianya masih 21 tahun. Dan masih semester tiga." "Lho. Bukannya kamu bilang waktu itu usianya 25 tahun?" Wanita berpakaian motif kotak-kotak itu memicingkan mata. Merasa ada yang aneh. "Masa? Mungkin Dev salah ucap." Aku menjawab cepat. Aku tidak mengatakan Mama salah dengar, karena hal tersebut sulit terjadi lantaran wanita itu memiliki ingatan yang kuat.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 380 kali sebagai big mom one piece waktu muda
Baca
+Pustaka
Kelahiran Kembali Sang Tuan Muda

Kelahiran Kembali Sang Tuan Muda

pamit Ryan sambil berdiri. "Oh, begitu. Tidak apa-apa, ibu senang sekali bisa berbincang-bincang dengan anak muda yang semenarik kau. Semoga waktu lain bisa bertemu lagi," kata wanita tua itu sambil menyentuh lengan Ryan dengan lembut.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai big mom one piece waktu muda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status