Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjanjian Gaib Untuk Kekayaan

Perjanjian Gaib Untuk Kekayaan

Satu-satunya jalan adalah kembali. Aku menatap kaca kamar. Wajahku pucat, mata cekung, bibir kering. Aku bahkan tidak mengenali diriku sendiri. Tiba-tiba, pantulan di kaca bergerak. Bukan aku. Wajahku di dalam kaca tersenyum aneh, padahal aku tidak. Mulutnya membuka, berbisik: “Kembali, Rakha. Rumah itu masih menunggumu.”
628 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai bila kubuka mataku
Baca
+Pustaka
Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

Udara siang hangat, cahaya matahari timpa wajahnya dengan lembut. Puspa mendongak sedikit, menatap langit biru di atas kepala. Dalam hatinya, suara kecil berbisik, 'Daripada terus sembunyi, lebih baik berdiri di bawah cahaya. Kalau mereka ingin serang, yah sudah biar mereka datang saja. Aku nggak akan lari lagi.'
8.7325.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.8K kali sebagai bila kubuka mataku
Tampilkan Ulasan (69)
Baca
+Pustaka
Neisya Marchia
Happy ending buat Puspa-Eric & sad ending buat Indra. Karena kalau inget awal2 cerita gimana perlakuan buruk karyawannya Indra ke Puspa di kantor, padahal Indra tau itu tp gak ada respon & pembelaan buat istrinya. Sampai karyawan ngira istrinya itu Wulan bukannya Puspa tapi si Indra tetep aja diem
Alan Nasution
novel translate china kah ? critanya hmpir sama semua , wanita yg dibenci suami, keluarga sendiri, keluarga suami , dan tman2 suami , selalu ada wanita yg nempel ke suami , dan suami ok2 aja . ciri khas novel china . lama bet jalan critanya , psti bkal ribuan
Baca Semua Ulasan
Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

“Aku hanya membuka pintu. Yang ingin bangkit adalah… ingatan dunia.” Retakan di udara muncul tepat di atas altar. Dari dalamnya, muncul satu mata raksasa, sama seperti yang dilihat Arka saat ujian dimensi, tapi kini lengkap dengan kelopak dan urat hidup yang berdenyut. Suaranya merambat lewat getaran tanah, bukan udara. "Lihatlah aku. Aku adalah Mata yang Tak Pernah Tidur. Aku melihat kesalahan pertama… dan aku mengingatnya."
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai bila kubuka mataku
Baca
+Pustaka
Gadis Tanpa Mata Batin

Gadis Tanpa Mata Batin

Kulit pucat kering seperti tanah retak, bibirnya menyeringai lebar hingga membentuk senyum yang tidak wajar, dan mata hitamnya menatap tajam ke arah Mina. “Akhirnya kau bisa melihatku, Mina.” Suara itu keluar dari mulut perempuan itu—serak, dingin, dan memekakkan telinga dalam keheningan malam. Mina mengernyit bingung. Alih-alih merasa takut, ia justru heran. “Loh, kok tahu nama aku?” ucap Mina sambil mengangkat alis. Ia menghela napas pendek, lalu menggeleng. “Ah, ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) ya?”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai bila kubuka mataku
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Istri Kesayangan

Mendadak Jadi Istri Kesayangan

tanya Sagala dengan nada datar. “Hah!” Kalula mendongakkan wajahnya, “Memangnya kenapa dengan mataku? Mataku baik-baik aja kok, gak bengkak.” Sambungnya lagi, gadis itu tanpa sadar keceplosan mengatakan hal itu. “Bengkak? Aku tidak mengatakan jika matamu bengkak.” Ujar pria itu. “Mm.. It-itu, maksud bukan begitu, tapi—” Kalula gugup, hingga dia sendiri pun kebingungan untuk menjawab pertanyaan Sagala.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai bila kubuka mataku
Baca
+Pustaka
Perjanjian Panas dengan Bos Arogan

Perjanjian Panas dengan Bos Arogan

“Sudah ku bilang kan? Kau masih terlalu mudah diajak membahas serius. Kau bahkan tidak mendengarkanku…” Minjae akhirnya melepaskan kacamatanya. “Aku hanya tersentuh dengan ceritamu…” Mengusap sudut air matanya yang berair. Dengan membuka kacamata, Minjae juga membuka aibnya sendiri. “Matamu bengkak seperti orang habis menangis lama.” Minjae mengerjap. buru-buru menggunakan kacamata hitamnya. “Ya pokoknya begitulah! Aku menjadi sering menangis akhir-akhir ini…”
1066.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai bila kubuka mataku
Baca
+Pustaka
Istri Ku Sang Ratu Bumi

Istri Ku Sang Ratu Bumi

Kedua mata Aliya membulat sempurna. “I… ini bekas luka di mimpiku!” * * *
9.918.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai bila kubuka mataku
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Difa Farhanah
ceritanya seru banget! baru baca aja dah ketagihan.. ga berasa baca dari bab 1 langsung abisin ampe last chapter107 Bikin penasaran & nagih asli! Isi cerita juga unik & pemaparan alurnya enak dibaca. Semangat thoorr! Keluarin semua episodenya, siyap mborong .. can't wait baca lagi kelanjutannya...
Bintang
Dear GoodReaders pembaca setia Aliya, Season 2-nya sudah ada yaa. judulnya : Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja Teman2 bisa klik profil author utk pilih buku itu, atau klik di kolom pencarian dgn kata kunci RATU BUMI, atau ketik saja judul lengkapnya. Happy Reading all!!! ^,^
Baca Semua Ulasan
Istri yang Tak Diinginkan

Istri yang Tak Diinginkan

“Kalau itu jangan khawatir, Sayang, karena mataku sudah dibikin ‘buta’ sama kamu.” ***
9.61.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40.1K kali sebagai bila kubuka mataku
Tampilkan Ulasan (156)
Baca
+Pustaka
Ami Lee
kamu aja kali cher yg gak nyaman di rumah sendiri..feli sama anak kamu bahagia koq..iblis mah selalu panas klo ada ditempat sejuk damai..panas hati nya lihat kedamaian ketentraman karna dia gak bisa merasakan itu kecuali dia berada di tempat iblis juga..ya kyx ditempat ratu hatinya kamu itu archee...
Katrina Citra
cerita paling best dari yg ter the best gilaaaaak aku tenggelam banget di kisah Archer Feli sampe2 pgn bgt mereka ada d dunia nyata......... kak oca semua karya mu ga ada yg gagal,semua dah ku baca,tp yg paling mau dan selalu di ulang2 per bab sampe khatam kek ny klo cerita in ulang ya ArcFel ini🫰...
Baca Semua Ulasan
Selubung Memori

Selubung Memori

“Tadi merah. Membara. Seperti darah murni sungguhan. Sekarang—seperti biasa. Mata Kakak itu unik. Darah murni tapi tidak ada bercak merah. Tapi tadi saat aku tiba, saat aku membuka mata Kakak yang tidur, merahnya membara.” Aku ingin lihat mataku sendiri. Mataku mengedarkan pandangan, mencari keberadaan cermin—sampai aku ingat kalau tak ada cermin di Rumah Pohon. Dan lagi-lagi Reila mengerti apa yang kuperlukan. Dia memberi sesuatu dari sakunya—cermin, dan aku mulai setengah aneh mengapa dia bisa mengerti apa yang kucari—setengahnya lagi heran mengapa dia bawa cermin ke mana pun. Aku melihat mataku sendiri. Normal—senormal yang kuingat dari mataku.
1018.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 526 kali sebagai bila kubuka mataku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status