Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
THE HEIR OF DRAGON

THE HEIR OF DRAGON

“Terima kasih banyak atas bantuan Anda berdua, Madame. Saya pasti akan memberi kabar pada Anda secepatnya begitu kami telah menemui Yu Shi.” Dan Feng Lan pun menarik genggaman tangan Xiu Lan, bersiap pergi. Sebatang anak panah melesat cepat, menancap di tanah tepat di hadapan mereka. Feng Lan terperanjat. Dengan panik ditolehkan wajahnya mencari-cari si pemanah, yang sebetulnya tidak perlu lagi ia cari lantaran kini telah berada di hadapannya. Matanya terbelalak ketika menyadari identitas si pemanah. “Raja Ular Emas” ***
9.269.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai blade dragon
Baca
+Pustaka
VALYZARYON Pedang Naga Hitam

VALYZARYON Pedang Naga Hitam

Simbol-simbol Naga Purba menyala satu per satu, seperti sisik yang mulai terbangun dari tidur panjangnya. “Merapat. Tetap di dalam voidku!” seru Yuzi. Dia menatap Haruka dan juga Livo yang masih bertarung. “Maaf kalau ledakan ini bisa melukai kalian berdua.” Gumam Yuzi pelan. Yuzi mengangkat satu tangan ke depan dengan telapak tangan menghadap tanah. “Menyebarlah. Cengkeram dan hancurkan!” bisik Yuzi. “Dominion Draconis.” DUM!
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai blade dragon
Baca
+Pustaka
Demon King

Demon King

lanjut seorang Tetua. Devon termangu sesaat. Ditatapnya pedang yang kini berwarna keperakan. Wajah tampannya memantul di sana. Entah bisikan dari mana, Devon mengangkat pedangnya. Dia arahkan ke langit. Cahaya keperakan muncul dari ujung pedang, menembus langit. Mendadak segalanya gelap. Pedang Nebula seakan menyerap segala energi listrik yang ada di sekitarnya. Drone-drone penembak dan pengintai yang melayang-layang di langit-langit ruangan, mendadak hilang kendali. Dayanya seakan menghilang sehingga drone-drone itu terhempas secara bersamaan dan jatuh berkeping-keping di atas lantai berlian. Sementara kamera-kamera hologram yang berfungsi sebagai pemindai juga mulai memercikkan bunga api d
9.78.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai blade dragon
Baca
+Pustaka
REINKARNASI PENDEKAR PEDANG

REINKARNASI PENDEKAR PEDANG

Semua sisa energi yang Raul punya dituangkan masuk kedalam Pedangnya dan Aura yang luar biasa kuat bergabung dengan esensi Pedangnya. "Pedang Iblis Pembunuh Dewa." Raul mengayunkan Pedangnya dan wujud Spirit Raksasa menerjang Pendragon. Ujung Pedang yang tajam menciptakan gelombang Aura yang mematikan dan Pendragon mengayunkan cakar Naga. Benturan dari kekuatan mereka tidak dapat terhindarkan dan ledakan yang besar menggema kesegala arah.
9.658.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai blade dragon
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Pedang

Legenda Dewa Pedang

Aylin berteriak, “Shu Jin!” Namun pria itu berdiri lagi seolah tak terjadi apa pun. Matanya menyala dengan intensitas yang baru. “Kalau begitu…” Pedang Dewa Ilahi di tangannya berubah warna. Api merah tua merayap di sepanjang bilahnya, membentuk wujud burung raksasa yang bersinar. Fire Phoenix Blast!
1027.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 988 kali sebagai blade dragon
Baca
+Pustaka
Blue Flame

Blue Flame

teriak Dean sambil mencabut pedang dari punggungnya dan melesat mengejar sosok yang melarikan diri. Rohana tak menyia-nyiakan sedetik pun. Ia berlutut memeriksa denyut nadi wanita itu, masih hidup, meski lemah, lalu berdiri dan menarik belati Elf dari sabuknya. Namun saat jarinya menggenggam senjata itu erat, sesuatu terjadi. Cahaya putih kebiruan meledak dari bilah belati. Cahaya itu menyebar, membentuk pedang panjang yang ramping dan elegan, senjata dari cahaya murni.
870 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai blade dragon
Baca
+Pustaka
Deutragonis : Fighting Dreamer

Deutragonis : Fighting Dreamer

"Eh? Lo nyulik anak siapa, Tar?" "Halo, Manis. Kenalin, gue Neo." Lelaki bermata obsidian mengulurkan tangannya ramah. Namun, bau-bau buaya darat yang tercium membuat Tari melotot dan menjitak kepalanya. Neo meringis seraya menatap Tari tak terima. "Apa, sih, Tar?" "Jaga sikap, bego!" desis Tari pelan dan melayangkan kode melalui ekor mata.
9.911.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 411 kali sebagai blade dragon
Baca
+Pustaka
Penakluk Dunia

Penakluk Dunia

Meski Divine Art Book tidak sedang bersamanya, statusnya sebagai pemilik belum lepas selama ikatan jiwa diantara keduanya tidak dihancurkan. Dalam domain petir putih, White Lightning Dragon melepaskan raungan menggelegar setelah Di Tian mengangguk satu kali. Sebagian dari ledakan suara itu terdengar seperti naga mengaum, dan sebagian lagi seperti tangisan murka surgawi.
9.8443.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.1K kali sebagai blade dragon
Tampilkan Ulasan (181)
Baca
+Pustaka
Jimaro Chan
welcome back, Senior Ye. akhirnya hadir kembali setelah sekian lama, dan memberi kejutan besar tentang dalang pembantaian di Benua Utara. ceritanya makin rumit dan kompleks. Semangat tuk terus berkarya, Senior Ye....
Embunayu
Hai kak.. ijin perkenalkan novel saya ya.. menceritakan tentang pangeran yang lemah masuk dalam dunia beladiri, sihir, penyelidikan jati dirinya dan cinta Berjudul " Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api " silahkan mampir
Baca Semua Ulasan
Bayang Pedang Cahaya Bulan

Bayang Pedang Cahaya Bulan

Angin lembah bertiup tanpa henti, bukan angin yang sejuk, melainkan angin dingin yang menusuk tulang, membawa bau batu basah dan sesuatu yang lebih tua daripada batu, sesuatu yang berbau seperti logam yang sudah lama tidak terkena darah. Duan Wuya tidak mengenakan zirah. Jubah hitamnya, sederhana tanpa hiasan kekaisaran, berkibar ditiup angin dengan cara yang hampir hidup, seakan bagian dari dirinya yang terpisah dan memiliki keinginan sendiri. Di pinggangnya, Pedang Neraka belum terhunus, gagangnya hitam dan tidak memantulkan cahaya, seperti batang kayu yang sudah mati. Ia menatap ke bawah, ke arah mulut Celah Bulan Sabit yang tidak terlihat dari sini, tetapi keberadaannya dapat dirasakan s
10803 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai blade dragon
Baca
+Pustaka
Pendekar Lembah Iblis

Pendekar Lembah Iblis

seru Amon, “Sambut ini!!” Sion menangkis, Amon bergerak. Kali ini serangan Amon cepat dan tajam. Sion harus mengira-ngira dengan hati-hati, gerakan semakin cepat, Sion terpaksa mengerahkan imdoknya, bergerak cepat. Adu senjata dan udara di sekeliling mereka semakin terasa panas penuh tekanan. Debu bertebaran dan mayat-mayat disekeliling mereka berterbangan menerima hempasan tenaga imdok keduanya. Lalu udara menjadi terasa padat, Sion bergerak cepat menghindar. Bajunya sobek, Amon bergerak juga, dan kali ini perban dilengannya berantakan dan terlepas. Terlihat sebuah lambing seperti bentuk yin dalam lingkaran. Dari ujung matanya Amon melihat kelebat bayangan dan dia merasa jeri sendiri.
1029.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 638 kali sebagai blade dragon
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Langit Biru
hai teman semua\^^/ senang bisa menulis sebuah cerita silat. cerita yang sudah aku buat sejak tahun 2004, cuma belum sempat kuselesaikan karena kesibukan. aku berencana menyelesaikan novel ini disini, menyajikan petualangan seru tentang para ketua muda dari lembah iblis. selamat menikmati\^^/
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status