Kutukan Liontin
cegah pria berkacamata, nada suaranya berubah khawatir.
"Tenang saja. Aku hanya akan melumpuhkan kakinya sedikit, tidak akan sampai membuatnya mati," jawab Bobby dengan nada pongah, sambil mengayun-ayunkan tongkat baseball di tangannya.
Sena berdiri tegak, sorot matanya tak bergeming sedikit pun, meski di hadapannya berdiri seorang pria berbadan gempal yang siap menerkam. Bobby mengamati Sena dari ujung kepala hingga ujung kaki, tatapannya merendahkan. Entah mengapa, saat melihat tangan Sena mencengkeram erat gagang katana di balik punggungnya, seringai sinis muncul di wajahnya.
Hot Chapters