Me
Sebelumnya, Callista mengamati Pak Joko dengan Joanita sedang berbincang menggunakan bahasa Jawa, hal itu membuat Callista bersemangat untuk memperdalam bahasa Jawa.
Satu hal yang menjadi motivasi Callista, yaitu ‘ Bahasa merupakan peradaban dunia, jika tidak ingin tertinggal maka kuasailah setidaknya satu bahasa asing ataupun bahasa ibumu.’
Asyik menulis, Callista tanpa sengaja melihat tempelan dari koran-koran tua di dinding sebelah meja belajar. Dia kembali teringat tentang penderitaan yang di alami oleh Lea. Callista berdiri dan mencoba mendekatkan kepalanya kearah koran-koran itu. Dia perlahan membaca dan mencermatinya, kecurigaan menyelimuti hati Callista, dia semakin penasaran dan men
인기 회차