Gairah Sopir dan Majikan
Pria itu tampak ragu-ragu di depan gerbang butik, namun matanya terus tertuju pada jendela besar tempat Lina sedang mencoba baju.
"Nang, kamu liat motor itu?" bisik Slamet melalui handy-talky kepada Nanang yang berjaga di pintu masuk.
"Liat, Met. Kenapa? Tukang ojek mungkin?" jawab Nanang.
"Bukan. Tukang ojek nggak bakal pake sarung tangan tebal di cuaca panas begini, dan liat itu... dia bawa botol plastik di kantong jaketnya. Botolnya bening, cairannya agak kekuningan. Instingku bilang itu bukan air mineral," sahut Slamet. Ia mematikan rokoknya dan mulai berjalan perlahan mendekati gerbang.