Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENJEMPUT ISTRIKU

MENJEMPUT ISTRIKU

Selalu dekat. Napasnya tidak teratur. Tertahan. Seolah setiap tarikan membutuhkan usaha. Ia menelan ludah. Gagal. Tenggorokannya kering. Rahangnya mengeras. Sejenak, ia memejamkan mata—singkat, nyaris seperti refleks—lalu membukanya kembali. Masih diam. Masih menahan. Dan justru karena itu… terasa semakin berat.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai breath hitching
Baca
+Pustaka
Bara Dendam di Perbatasan

Bara Dendam di Perbatasan

Membuat lilitan tali bertambah kencang lagi. Seta merasakan dadanya sesak akibat lilitan tersebut. Untuk bernapas pun rasanya susah. Namun ia tak dapat berbuat apa-apa. “Gusti Sang Hyang Agung, tolong aku,” desah sang prajurit di dalam hati. Kepalanya mendongak ke atas dengan sepasang mata terpejam.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai breath hitching
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti sang Duke Kejam

Pengantin Pengganti sang Duke Kejam

Ia terbatuk-batuk hebat hingga dadanya yang terbalut zirah naik turun dengan kasar, wajahnya memerah padam hingga ke ujung telinga. “Uhuk! Uhuk-hook!” Di sisi lain, Lyra mengalami bencana yang berbeda. Biskuit gandum yang belum sempat ia telan tersangkut tepat di pangkal tenggorokannya. Matanya membelalak lebar, wajahnya yang tadi putih bersih mendadak berubah warna menjadi biru karena jalur napasnya tersumbat sepenuhnya. Ia memegangi lehernya, mencoba mengeluarkan suara, namun hanya bunyi tercekik yang keluar.
1032.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai breath hitching
Baca
+Pustaka
Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

Dadanya naik turun cepat ketika ia mencoba bergerak, namun tali itu tidak memberi sedikit pun kelonggaran. Ia hendak memanggil seseorang namun suaranya terhenti di tenggorokan. Kain tebal melilit bibirnya. Napasnya memburu. Panik menyebar seperti racun di dalam dadanya. Elyse memejamkan mata sejenak, memaksa dirinya untuk tidak menjerit. Ia menarik napas melalui hidung, mencoba menenangkan detak jantungnya yang berdentum keras di telinga.
9.886.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai breath hitching
Baca
+Pustaka
Kugadai Harta Suami Yang Berselingkuh

Kugadai Harta Suami Yang Berselingkuh

lirihku sembari menatap lurus ke arah depan. Berkali-kali aku menghela napas dalam-dalam dan kukeluarkan secara perlahan. Dada ini terasa begitu sesak, seperti ada bongkahan batu yang menghimpit tepat di bagian dada, hingga membuat oksigen tak bisa masuk dengan seharusnya ke dalam paru-paru.
10116.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai breath hitching
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Dokter Agung

Bangkitnya Dokter Agung

Liontin di dada Harris masih berdenyut pelan, ritmenya seperti denyut jantung kedua yang tidak pernah sinkron dengan tubuh manusia. Setiap kali bergetar, selaput udara di ruang arsip ikut bergetar tipis. Harris memegangi dadanya, menahan rasa sesak yang muncul setiap kali napas Qi bergerak terlalu cepat. “Dunyutnya masih ada,” gumam Harris pelan.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai breath hitching
Baca
+Pustaka
Dibalik Panggung, Aku kehilanganmu

Dibalik Panggung, Aku kehilanganmu

‎ Ara memegang kedua bahu Yuha dengan lembut namun tegas. ‎“Dengarkan aku. Tarik napas pelan… lalu hembuskan.”‎ Yuha mencoba mengikuti.‎ Ia menarik napas—‎ Namun udara yang masuk terasa terlalu sedikit.‎ Seolah paru-parunya tidak bisa terbuka penuh.‎ ‎“Ha… ha…”‎ Dadanya bergerak semakin cepat.‎ Tangannya refleks memegang dada.‎
579 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai breath hitching
Baca
+Pustaka
Petualangan Tujuh Hari

Petualangan Tujuh Hari

Ia kesulitan bernapas. “Astagfirullahaladzim!” Suara itu seketika membuat cekikan di lehernya melonggar dan membuat Defa cepat menghirup udara sebanyak-banyaknya. Napasnya tersengal-sengal. Ia menatap seseorang yang datang menghampirinya saat ini.
22.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai breath hitching
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Pelayan Putra Duke Arogan

Terpaksa Menjadi Pelayan Putra Duke Arogan

Ia meronta sambil menangis ketakutan. Hailey membeku di tempat. Tatapannya terpaku pada gadis itu. Namun tenggorokannya terasa kering dan napasnya mulai tersendat. Satu tarikan napas. Gagal. Tarikan berikutnya terasa semakin pendek. Hailey mencengkeram dadanya erat-erat. Pandangannya mulai berkunang-kunang. “Hailey, bernapaslah yang benar!” Suara Cedric terdengar samar.
10888 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai breath hitching
Baca
+Pustaka
Pembalasan Nyonya Alastair: Meluluhkan Hati Suami Posesif

Pembalasan Nyonya Alastair: Meluluhkan Hati Suami Posesif

"Uhuk! Nngghh!" Tenggorokannya menyempit rapat secara tiba-tiba. Oksigen seakan tertahan di udara, tidak sanggup masuk ke dalam paru-parunya. Melia menjatuhkan lututnya ke atas aspal yang keras. Kedua tangannya mencengkeram lehernya sendiri dengan sangat kuat, mencoba membuka saluran pernapasannya yang makin terkunci. "Sesak... k-kenapa... sesak sekali," bisik Melia dengan suara yang sangat parau dan tercekat.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai breath hitching
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status