Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ibu tiriku sang pelakor

Ibu tiriku sang pelakor

tanya bu Lastri dengan nada suara yang merendah. Bu MInah kesal, amarahnya tiba-tiba saja naik ke kepalanya, "Kamu pelacur murahan.. tadi pagi tidur dengan suamiku, siang dengan bossnya anakku.." "Ibu jangan menuduh saya sembarangan ya..?! saya tidak serendah itu," bu Lastri membela diri. "Bohong !!. saya lihat dengan mata kepala saya sendiri.. dasar pelacur !!"
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
Pijat Yuk, Mas!

Pijat Yuk, Mas!

tegur penjaga itu tanpa ekspresi. Mirah berbalik dengan langkah gontai, telinganya masih menangkap sisa rintihan Elang yang seolah menyatu dengan deru angin Puncak. 'Sial, gue tahu lo di bawah sana, Lang. Tunggu gue, gue bakal cari cara buat tarik lo keluar,' sumpah Mirah dalam batinnya.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Ketiganya berlari menembus hutan. “Tunggu!” teriak Fan Le tiba-tiba. Mereka langsung berhenti. “Kita beruntung sekaligus sial,” kata Fan Le dengan wajah masam. “Ini binatang terbang tingkat empat: Elang Petir Ungu. Ia juga sedang mengincar kita.” Wajah Zhao Yi langsung menegang.
9.560.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
NILAM (PELACUR IBU KOTA)

NILAM (PELACUR IBU KOTA)

Pelariannya gagal, ia tertangkap di ujung jalan. “Kamu kira bisa lagi gitu aja dari saya Nilam?” Bu Darmi mencengkram dagu Nilam dengan kasar, perempuan tua itu gemas sekali ingin segera membuat perhitungan dengan pelacur sialan yang sudah membuat hidupnya kalang kabut beberapa bulan lalu. “Sabar bu Darmi, biar saja yang kasih perempuan ini pelajaran lebih dulu.” Nilam melihat Dewa mendekat, di tangan laki-laki itu serbuk aneh yang sepertinya obat yang di haluskan.
9.728.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 655 kali sebagai buah pelir
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Buah_Kaktus
Nilam, gadia lugu yang sangat menderita...q bayanginnya sedih bgt, ky ntn film Chinese ... dibalik dandannanya yg dekil trnyata Nilam berwajah rupawan jg hingga Pak Tono mw menjadikannya simpanan, jd saingannya Ayu dong..sama2 simpanan...duh lagian Pak Tono dh punya 5istri jg pa kurang Pak?! Asih...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
YOUTUBER DAN KONTRAKAN BERHANTU

YOUTUBER DAN KONTRAKAN BERHANTU

Segera ia setengah berlari untuk menghampirinya. Tapi setelah dekat, Aldo malah menghindar. "Do, tunggu Do. Kamu mau ke mana?" teriak Pelita. Aldo tak menjawab malah terus berjalan cepat. Pelita yakin ada sesuatu yang tak beres dengan Aldo. Pelita lalu mengambil sebuah kerikil dan melemparnya tepat di titik pusat tengkuk Aldo. Tak disangka Aldo berbalik dan langsung meraung mirip suara harimau sambil menatap Pelita dengan matanyanya yang mengkilat merah.
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Sebelum pelayan penjaga sempat melarangnya, pintu sudah didorong terbuka dengan kasar. Di ambang pintu berdiri sosok Selir Agung Xiwu dengan wajah yang memerah padam menahan amarah. Pakaiannya yang indah dan perhiasan yang berkilauan tak sanggup menyembunyikan aura kemarahan dan kecemburuan yang meluap-luap dari dirinya. Di belakangnya berdiri dua pelayan pribadinya yang tampak takut-takut.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali: Balas Dendam Selir Buangan

Terlahir Kembali: Balas Dendam Selir Buangan

bisik salah satu pelayan dengan suara tercekat. Seluruh halaman mendadak hening. “H–hai...” sahut Selir Mo kikuk, sambil melambaikan tangan kecilnya seperti anak kecil yang tertangkap mencuri kue. Wajahnya memerah, sementara suasana di sekitarnya menegang. Dan sebelum sempat ada yang bereaksi lebih jauh, suara pria yang berlutut itu tiba-tiba terdengar lantang.
10939 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
IBUKU PELAKOR

IBUKU PELAKOR

katanya bangkit sambil mengibaskan celana bagian belakangnya dari daun-daun kering dan tanah yang kemungkinan menempel. "Siapa bilang Paklek nggak dibutuhkan lagi?" tanyaku. Lek Noto memandangku heran. ★★★KARTIKA DEKA★★★
8.821.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 785 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
Lelaki untuk Deline

Lelaki untuk Deline

Tak menemukan ujung. "Ingin dibuatkan teh hangat, Tuan?" tanya sang asisten rumah tangga. Arya menggeleng sembari memijat batang hidung. "Di mana Elang, Bik Mira?" "Ada di kamarnya, Tuan. Dari tadi sore dia tidak mau makan, katanya mau makan ayam yang ada di TV, tidak mau makan kalau tidak ada ayamnya."
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
Playgirl Kelas Teri

Playgirl Kelas Teri

Tiba tiba kami mendengar segerombolan orang yang berlari sambil teriak. Spontan kami juga ikut teriak. Aku dan Rere saling berpelukan. Mereka para cewek dari kecamatan sebelah yang sama sekali tidak berani. Mereka di nyatakan gagal dan harus mengulang pelantikan kacu di kemah selanjutnya. "Ih jorok!" ucap di antara segerombolan tadi. Dia menunjukan temannya yang pipis di celana sangking takutnya.
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai buah pelir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status