Dear Joy
Dengan selimut bergambar unicorn berponi itu, ia masih terlihat sangat anggun.
Tidak mau kalah, aku juga mengeluarkan selimutku, ya meski berbeda gambar. Selimut ajaib yang bisa membuat lelap hanya dalam hitungan detik. Aku bercanda, tidak ada hal seperti itu. Ini hanya selimut biasa yang mempunyai kenangan tersendiri. Ayah dan ibuku membelikannya saat aku mulai berpisah dengan mereka.
"Kita juga harus tidur," ucapku pada selimut beruang itu dan menutupi seluruh tubuhku, kecuali kepala. "Sweet dreams."
Bab Populer