Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

ucap Adrian datar. Sekretarisnya, seorang wanita muda bernama Dina, melangkah masuk dengan hati-hati. Di tangannya, ia membawa sebuah buket bunga. Namun, Adrian mengernyitkan dahi. Buket itu penuh dengan mawar hitam pekat, disusun dengan rapi dan dihiasi kain lace berwarna senada. Sebuah pita perak melingkar di tangkai-tangkainya. Tanpa nama pengirim. "Tuan Adrian, ini ada kiriman bunga untuk Anda," kata Dina, meletakkan buket itu di meja. Aroma mawar yang dingin, bercampur sedikit eucalyptus, langsung menusuk hidung Adrian.
10692 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as buket bunga kain
Read
+Library
Wanita Penjual Bunga

Wanita Penjual Bunga

Kenapa dunia ini seakan mempermainkan dirinya? "Ya, sekarang kau antarkan ini. Dia sudah menunggunya di rumah." Luxe memberikan bucket bunga itu pada Metha, "Ingat! Tidak boleh ada yang rusak ataupun patah! Saya sudah membuatnya dengan penuh hati-hati." Metha menatap bosnya tidak percaya. "Tapi, aku mengantarkannya dengan sepeda. Besar kemungkinan akan membuat bucket bunga ini agak sedikit kusut."
102.2K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as buket bunga kain
Read
+Library
Bunga Takdir

Bunga Takdir

Pasalnya Dia sama sekali tidak menduga bahwa segala kejadian yang terjadi dimimpinya akan menjadi nyata, bisa dibilang sebagai pertanda. Yara membuka pintu balkon, membiarkan semilir angin malam menyapa wajahnya. Balkon Yara lurus dengan balkon Athur karena semua bentuk bangunan rumah disini sama percis yang membedakan warna dinding dari setiap rumah.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as buket bunga kain
Read
+Library
Bunga Biru

Bunga Biru

“Istriku ulang tahun hari ini. Aku butuh sesuatu yang tidak terlalu mencolok, tapi tetap indah.” Evelune mengangguk dan mulai memilih bunga. Tangannya secara otomatis mengambil beberapa tangkai bunga putih, menambahkan sedikit baby’s breath, lalu mengikatnya dengan pita tipis berwarna krem. Gerakannya tenang, hampir seperti ritual. Saat ia menyerahkan buket itu, pria itu tersenyum puas. “Istriku pasti menyukainya,” katanya sebelum pergi.
10512 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as buket bunga kain
Read
+Library
Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

“Gadis bodoh ini memperlakukan cincin murahan itu layaknya harta karun.” Cincin murahan inilah yang diberikan Kevin padaku sebagai cincin pernikahan. Untuk mengelabuiku, dia membelinya di kios pinggir jalan dengan harga belasan ribu rupiah. Aku tahu cincin ini tidak berharga, tapi aku tetap menjaganya dengan bodoh selama bertahun-tahun.
7.9K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as buket bunga kain
Read
+Library
Obsession In Love

Obsession In Love

Arin membuka pintu kamar itu, ia tertegun saat melihat buket bunga di atas kasur. Bunga mawar bunga yang ia sukai, "Tapi belum tentu ini untukku kan," gumam Arin. Ia pun akhirnya mengirim pesan kepada Samuel menanyakan buket bunga itu. "Pak, ada buket di atas kasur ini milik siapa?" tulis Arin yang mengirim foto buket itu. Tak butuh waktu lama Samuel pun menjawabnya. "Kakek mengirimnya untukmu."
1043.6K viewsCompletedAdded to Library 959 Times as buket bunga kain
Read
+Library
Terjerat Cinta Terlarang Tuan Mafia

Terjerat Cinta Terlarang Tuan Mafia

Penjual itu lantas segera masuk ke dalam, lalu membungkus bunga-bunga itu yang ia jadikan sebuah buket dengan pita berwarna biru yang senada dengan warna bunga hydrangea tersebut. Roy berdiri dari tempat duduknya, menghampiri penjual bunga yang sedang mengikat pita pada buket yang akan dibelinya. “Sudah selesai dibungkus. Ini kartu ucapannya, Bapak bisa menulisnya di sini.” Wanita itu menyerahkan kartu kecil untuk ditulis oleh Roy. Roy menerima kartu itu dan menuliskan sebuah pesan di dalamnya. Setelahnya pria itu kembali memberikan kartu ucapan yang telah ia tulis pada wanita di hadapannya untuk diselipkan pada buket bunga tersebut.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as buket bunga kain
Read
+Library
Bukan Pilihan

Bukan Pilihan

Alex dan Jack terkagum melihat hasil akhirnya. Tanpa membuang waktu mereka bertiga segera melaju ke venue pernikahan. Taman itu ditata dengan sangat cantik. Kain-kain sutra putih dan emas menjuntai dari dahan pepohonan, rangkaian kristal yang membiaskan cahaya digantung di sudut-sudut strategis. Seorang wanita muda menyerahkan buket yang terbuat dari rangkaian bunga baby breath berwarna putih. Bunga baby breath memiliki makna ketulusan dan cinta abadi. Diana sampai tidak dapat bersuara saking kagumnya dengan keindahan venue pernikahan mereka. Matanya berkaca-kaca. Alex memikirkan segalanya.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as buket bunga kain
Read
+Library
NIKAH KONTRAK: Tuan Mantan, JANGAN BAPER!

NIKAH KONTRAK: Tuan Mantan, JANGAN BAPER!

Ia menoleh dan langsung terpaku. Julian berdiri di ambang pintu, mengenakan coat hitam rapi, dan yang paling mencolok… ia membawa buket bunga raksasa. Mawar putih, merah, dan sedikit baby breath. Bunga itu cantik, harum, dan jelas terlalu besar untuk kunjungan biasa.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as buket bunga kain
Read
+Library
Hasrat Liar Sang Kakak Ipar

Hasrat Liar Sang Kakak Ipar

Bukan sebuah kotak kali ini, melainkan buket bunga. Lea mengerjap ketika pria itu menyerahkan buket itu padanya. Bukan mawar, bukan lili, tetapi bugenvil. Kelopaknya yang lembut berwarna keunguan, merah muda, dan putih tampak kontras dengan suasana mewah ruangan ini. Lea menyentuh bunga-bunga itu perlahan, membiarkan ujung jarinya menyusuri kelopak yang tampak hampir transparan di bawah cahaya lampu.
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 332 Times as buket bunga kain
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status