Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Serabutan Ternyata Anak Sultan

Suami Serabutan Ternyata Anak Sultan

Matanya seketika melotot melihat nominal lembar demi lembar uang tersebut. "Apa tidak salah?" kata ibu dengan membuka amplop lagi dan menghitungnya. "Apa yang salah, Bu?" tanyaku sambil duduk di samping Ibu. "Sekaya apa mereka? Ini banyak sekali uangnya, satu amplop isinya lima ratus sampai satu juta, Ibu lupa yang mana pemberian Ibu mertuamu?" kata Ibu, menghitung dan menyusun uangnya menjadi satu.
1017.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai buket uang 5 lembar
Baca
+Pustaka
Menjadi Tak Terkalahkan Bersama Sistem Balas Dendam

Menjadi Tak Terkalahkan Bersama Sistem Balas Dendam

Lein mengirimnya uang sebesar lima juta dollar! Tenmu berkali-kali menyegarkan ponselnya, hanya demi memastikan kebenaran dari apa yang dia lihat. Namun, tidak peduli seberapa banyak dia mencoba, lima juta dollar benar-benar masuk ke rekeningnya. Ini membuat Tenmu tidak bisa menahan diri untuk tidak bertanya dengan ekspresi tidak percaya, "A-anda serius tentang ini, Tuan Muda?" Lein mengerutkan keningnya, "Kenapa? Apa itu terlalu sedikit?"
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai buket uang 5 lembar
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang Juragan

Jerat Cinta Sang Juragan

Sedikit-sedikit tertawa, meskipun tidak ada hal yang lucu sama sekali. "Nih, aku tambah jadi lima ratus ribu, buat beli ikan asin." Dudung kembali mengambil uang tiga lembar. "Hayo, buruan ambil!" Pak RT menatap uang yang sengaja diangkat di depan wajahnya. "Bismillah, insya Allah halal," ucapnya seraya mengambil lembaran uang itu. "Aamiin! Cukup, ya?" tanya Dudung senang pak RT akhirnya mau menerima pemberiannya.
1035.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai buket uang 5 lembar
Baca
+Pustaka
NASI BERKAT

NASI BERKAT

"Kok malah ngelamun Mak, pagi-pagi entar kesambet lho." "Ehh, anu itu mmm ... gapapa kok, Yu," Mak Siti menjawab sekenanya sambil mengaruk tengkuknya yang tidak gatal. "Gimana, boleh kurang gak? Seribu lima ratus seiket. Kalo boleh saya ambil tiga iket, mumpung saya bawa duit lima ribu ini." Yu Jum berkata sambil mengeluarkan uang dari saku celana trainingnya.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai buket uang 5 lembar
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Dewa Perang

Pembalasan Dendam Sang Dewa Perang

Mana mungkin mantan narapidana yang baru saja bebas seperti Morgan punya uang sebanyak itu. Lagipula, kalaupun isinya benar lembaran uang kertas, memangnya jumlahnya mencapai 50 miliar? Butuh lima puluh ribu lembar seratus ribuan mencapai 50 miliar rupiah! Lembaran sebanyak itu tak mungkin cukup dimasukkan ke tas jinjing di hadapannya! ‘Dasar pembual!’ pikirnya. Ketika dia menatap Morgan lagi, sorot matanya memancarkan kemarahan.
8.9142.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai buket uang 5 lembar
Baca
+Pustaka
Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Mencoba membongkar isi saku tasnya. Emma mengeluarkan beberapa lembar uang yang sudah terlipat. Satu per satu dihitung. Lambat dan hati-hati. “Cukup buat bus,” lirihnya. Perutnya berbunyi pelan. Kriukk. Emma memejamkan mata sebentar. Menghitung lagi. Seakan berharap jumlahnya bisa berubah. Tidak. “Ya udah,” bisiknya. “Buat ongkos aja sudah syukur.”
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai buket uang 5 lembar
Baca
+Pustaka
Babak Belur Pernikahanku

Babak Belur Pernikahanku

laki-laki itu mengangguk sopan dan menyodorkan buket yang sangat menarik perhatian tersebut. Bukan lagi buket bunga mawar hitam seperti yang biasa dia terima, namun kali ini buket dengan lembaran-lembaran uang yang tersusun rapi. Ayra belum tau berapa jumlahnya, tapi itu saja cukup membuat matanya melebar sempurna.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai buket uang 5 lembar
Baca
+Pustaka
Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

Awas Nyonya, Nanti Ketagihan!

​Prak! ​Tanpa ragu, Reni menghantamkan celengan itu ke lantai. Pecahan tanah liat berserakan, mengungkap tumpukan lembaran uang yang lusuh. Dengan jari-jari yang gemetar, ia mulai menghitung. Lembaran dua ribuan, lima ribuan, dan beberapa koin seribuan. Totalnya hanya seratus lima puluh ribu rupiah.
14.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai buket uang 5 lembar
Baca
+Pustaka
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

Hei … apa ini? Aku merasakan sesuatu di kantong celana Mas Bima yang digunakannya tadi malam ketika kami jalan. Aku menarik benda itu dan … tralala trilili, aku menemukan kertas berwarna merah sebanyak lima lembar. Uang biru tujuh lembar, selebihnya warna hijau dan abu abu. Beneran minta disleding ni lakik. Yang begini ini katanya nggak punya uang? Terus ini apa namanya? Buku mantra?
9.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai buket uang 5 lembar
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Racun Sang Tabib

Pembalasan Dendam Racun Sang Tabib

"Tidak mungkin!" "Paman pasti bercanda!" Yanto menambahkan dengan suara tinggi. Tapi Paman Liu tidak menjawab. Ia hanya tersenyum tipis, lalu berjalan melewati mereka menuju ruang belakang. Di kamarnya, Bima duduk di tepi kasur. Ia membuka amplop itu, menatap tumpukan uang di dalamnya. Lima puluh juta. Jumlah yang sangat besar. Cukup untuk hidup berbulan-bulan tanpa rasa khawatir.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai buket uang 5 lembar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status