Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Neng Zulfa

Neng Zulfa

Bu Nyai Fatimah—ibunya Fatih sudah menanyakan keadaannya, tetapi Zulfa selalu mengatakan dia baik. “Mas baru selesai, ya?” Zulfa mengambil kitab tafsir yang tadinya dipegang Fatih. Ia yang sebelumnya berdiri di depan Fatih kemudian beranjak untuk meletakkan kitab itu kembali ke rak buku tempatnya yang ada di dinding kamar, setelahnya Zulfa kembali berdiri di hadapan laki-laki yang sudah menjadi suaminya itu. “Ada yang mau kukatakan, Mas,” ucapnya.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai buku fatimah az zahra
Baca
+Pustaka
Pelukis Buta Milik Sang CEO

Pelukis Buta Milik Sang CEO

ucap Fatimah dengan gaya manjanya di hadapan suami. “Terserah mau dibelikan apapun juga boleh,” sahut Hamid lalu melenggang masuk ke kamar. “Bapak mau istirahat,” Fatimah pun mengekor mengikuti langkah suaminya, meninggalkan Zaara yang berseri-seri. ‘Allah, mendengar doaku. Aku akan beli alat lukis,’ gumam Zaara dengan menaruh amplop itu ke atas kepalanya.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai buku fatimah az zahra
Baca
+Pustaka
The Queen Janda Pirang

The Queen Janda Pirang

titah Sean menasehati membuat Fatima terkejut dan emnutup bukunya. Fatima langsung membenarkan kaca mata tebalnya dan memasukkan bukunya ke dalam tas. Itulah Fatima, ia hobi membaca buku. Hampir semua buku yang ditemuinya akan sellau ia baca dan ia akan menghapal dengan baik isi dari buku itu. Tak kaget, bila nilainya selalu terbaik dan menjadi juara umum di sekolahnya. "Maaf Bi. habis seru," jawabnay santai dan kembali menikmati makanannya kembali tanpa rasa bersalah.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai buku fatimah az zahra
Baca
+Pustaka
Dibohongi Suami yang Ternyata Kaya

Dibohongi Suami yang Ternyata Kaya

cetus Ibu Fatimah, ketus. Ustaz Azhar terkejut dengan suara Ibu Fatimah yang setengah berteriak. Wajahnya mendadak berubah. "Bu ...!" "Cukup Azhar!" sentak Ibu Fatimah. "Kamu boleh menikah dengan siapapun, dengan wanita manapun. Tapi bukan Rani, Azhar. Setidaknya dia adalah wanita baik-baik, bukan wanita yang sudah dinodai oleh lelaki lain seperti itu. Ibu malu, Azhar!" ucap Ibu Fatimah dengan suara bergetar. Wanita itu melangkahkan kakinya cepat masuk ke dalam kamar. Ia tidak ingin menumpahkan air matanya di depan Ustaz Azhar.
1061.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai buku fatimah az zahra
Baca
+Pustaka
Perempuan Bermahar Lima Miliar

Perempuan Bermahar Lima Miliar

Salah satu hikmahnya adalah memberi kesempatan pada istri serta berjaga-jaga untuk senantiasa mempertahankan kerapian rumah dan juga menutup aurat, jika sewaktu-waktu tamu tersebut datang secara mendadak. “Tahu kisah tentang Ummu Mutiah ‘kan, Mas?” tanya Arumi dan Hamizan pun langsung mengiakan. “Sewaktu putri Baginda Rasulullāh yaitu Fatimah Az-Zahra hendak berkunjung ke rumah Ummu Mutiah, beliau (Ummu Mutiah) menolak, karena Fatimah datang membawa putranya, Hasan.”
95.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai buku fatimah az zahra
Baca
+Pustaka
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

"Nah Anggara, kau sudah dengar sendiri kan, apa masih ada alasan lagi bagimu untuk menolak anak perempuanku, Anggara?" Anggara menundukkan kepalanya bingung. Fatimah adalah gadis yang sangat cantik jelita, kehormatannya terjaga dan tentunya memiliki ilmu agama yang mumpuni. Wajahnya seindah mentari. Auranya sangat menenangkan, tak seperti Sumirah.
9.750.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai buku fatimah az zahra
Baca
+Pustaka
Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

kata Zahra. Umi Awiyah yang tidak melepaskan tangan Zahra sedikitpun mengangguk, "Ayo kita lihat Fatimah kecil, Ra!" "Wah, Namanya Fatimah, Umi?" tanya Zahra. Umi Awiyah mengangguk, "Semoga akhlaknya mengikuti wanita mulia pemimpin surga kelak, Sayyidatina Fatimatuz Zahra!" "Aamiin aamiin ya Rabbal alamin!" jawab Zahra bersemangat.
1027.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 584 kali sebagai buku fatimah az zahra
Baca
+Pustaka
Nazar Poligami

Nazar Poligami

Ia bahkan hafal betul dengan satu kado itu. Saat membuka kado-kado pernikahan malam harinya, Fatimah membuka kado pemberian dari Rahmat. Isinya sebuah buku cara menjadi istri sholihah dan sebuah novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy novelis favoritnya. 'Ya Allah, kenapa rasanya masih sesakit ini? Bahkan dia tahu semua tentangku,' gumam Fatimah dalam hati. Namun, mulutnya kelu tanpa bisa mengungkapkannya sepatah katapun.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai buku fatimah az zahra
Baca
+Pustaka
180 Hari Menuju Akad

180 Hari Menuju Akad

timpal ummi Fatimah yang diakui Zahra memang benar. Zahra benar-benar telah dibutakan oleh perasaan yang tidak melibatkan akal sehat, hingga yang terlihat olehnya selama ini hanyalah kebaikan Alex, padahal sebenarnya Alex sama saja dengan lelaki lainnya, buaya dan mata keranjang, yang cendrung melihat kepada yang cantik dan mempesona.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai buku fatimah az zahra
Baca
+Pustaka
SENDIAKALA

SENDIAKALA

“Bagaimana dengan buku yang ku berikan padamu, Azahra? Apa kamu sudah selesai membacanya?” Pertanyaan Satya keluar bersamaan dengan ketika aku mau membuka mulut. Aku langsung menoleh padanya, namun mata ku tidak berani menatapnya langsung. Ada sesuatu yang bergetar di dalam dadaku ketika ingat pada buku berjudul Khadijah, wanita yang Menginspirasi yang diberikan Satya sebelum ia pergi kerja ke kota. Buku itu menceritakan tentang sosok istri pertama Rasulullah yang kuat, cerdas, dan penuh cinta.
489 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai buku fatimah az zahra
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status