Pesona Ibu Susu Kesayangan Tuan Duda
Nampak Jonathan membuka bagasi mobil, ia mengambil sesuatu dari sana, melangkah mendekati Asha dan menyodorkan plastik hitam yang ada di tangan.
"A-apa ini, Pak?" tanya Asha yang masih tidak mengerti.
"Bawalah. Kamu perlu ini nanti."
Asha menerima bungkusan itu, sementara Jonathan, ia melangkahkan kaki menuju gerbang pemakaman. Laki-laki itu sudah hampir masuk ke dalam, sedangkan Asha, ia masih mematung dengan pikiran kemana-mana. Jonathan menoleh, ia nampak menghela napas panjang sembari berkacak pinggang.