Hati Biru Affa
Kenapa aku bermimpi seperti itu?
“Jawaban dari pertanyaanku akan tiba kelak?” ucapku lemah, membayangkan kalimat Kak Hamid dalam mimpi itu. Aku menghembuskan nafas berat, jam menunjukkan angka tiga, mengisyaratkan jam 3 pagi.
“Baru 3 jam,” gumamku pelan. Aku mendengar ketukan pintu. Rahima pulang?
Aku berdiri dengan lunglai. Mimpi tadi masih memberikan beban ke pikiranku. Kala pintu itu ku buka, terlihat Rahima tersenyum lemah.
ตอนยอดนิยม