Isela: Putri yang Terbuang
sahut Isela tak menjawab keinginan Jach, gadis itu terus pada keyakinannya untuk tertunduk menyembunyikan kondisinya agar tidak mendengar pertanyaan apapun yang akan membuatnya kembali teringat pada kejadian yang sedang berusaha untuk dia lupakan.
“Jika kau butuh buku untuk belajar, masuklah lewat pintu samping. Kau bebas menggunakan seluruh lantai satu, disana ada perpustakaan yang kau butuhkan. Beberapa hari kedepan aku tidak ada di rumah. Jika bisa, bantu habiskan sayuran dan buah-buah dan lemari karena aku tidak sempat,” ucap Jach pelan namun menyiratkan sebuah perintah yang tidak terlihat.