Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjadi Pembantu Maduku

Menjadi Pembantu Maduku

Mataku membulat saat melihat puding yang sudah aku buat susah payah bertaburan di lantai bersama dengan pecahnya piring sebagai penyangganya, karena ulah Mona yang melemparkan puding tersebut ke lantai. "Sudah ku katakan! Aku tidak mau! Kau terlalu lama! Mood ku kini sudah hilang! Dasar lambat!!" Cercanya mengumpati ku, padahal hari masih terlalu pagi untuk memuntahkan kata-kata hina itu untuk ku, karena jam masih menunjukkan pukul 7 pagi. Bahkan mas Bayu masih terlelap di sampingnya. Melihat pemandangan ini, hatiku sangat sakit. Bahkan rasa panas pada netraku mulai terasa ingin tumpah.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 284 Times as bulan madu naruto dan hinata
Read
+Library
Maduku Sayang

Maduku Sayang

"Sama-sama." Kedua insan itu merasa bahagia tidak sabar ingin memberi kejutan pada madu tersayang. Sebuah kejutan yang tidak akan pernah dilupakan. Bibir Naren terangkat tipis karena tiba-tiba ada ide baru terbesit dalam pikirannya. Dia pun mengutarakan pada sahabatnya. Beruntung di rumah itu hanya ada mereka berdua. Sebuah pertarungan hebat akan segera dimulai dengan api berkobar merah melahap seluruh yang tidak berpihak padanya.
9.927.1K viewsCompletedAdded to Library 894 Times as bulan madu naruto dan hinata
Read
+Library
Aku Bukan Madu Biasa

Aku Bukan Madu Biasa

Darah segar memercik dari liang kemaluan si gadis tersebut, dengan ganasnya Gio terus memompa tubuhnya dan menyesap madu milik sang bunga. "Argh ... Gadis kau sungguh sempit, tapi aku suka!" Racau Gio lagi. Entah mengapa tenaga Gio semakin besar di usianya yang sudah hampir kepala lima itu. Tanpa Gio sadari, gadis yang ada di bawah tubuhnya sudah pingsan tidak berdaya. Gio melolong kenikmatan saat dirinya mencapai puncak. Setelah selesai dia menabur benihnya, Gio menelan darah segar yang masih keluar dari kemaluan sang gadis. Itu adalah syarat bagaimana Gio akan menerima kekayaan dan tubuh yang tetap awet muda memesona.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as bulan madu naruto dan hinata
Read
+Library
Hayu

Hayu

“Makan, Hayu, biarkan dia menggunakan black cardnya yang tak terbatas itu, seperti sabarnya yang menunggu datangnya cintamu padanya, sama-sama tak terbatas.” Bu Nia terkekeh dengan ucapannya, dia ingat kata-kata itu saat menonton drama Korea kemarin. “Mama kebanyakan nonton drama Korea, seharusnya Mama menonton sinetron di ikan terbang, itu pas buat Mama,” ucap Candra sembari menyuap cream soup ke dalam mulutnya. “Ish, Mama enggak mau nonton film di stasiun televisi itu. Masa ceritanya tentang orang ketiga terus, takut kalau nanti berakhir seperti Adibrata.”
105.2K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as bulan madu naruto dan hinata
Read
+Library
Cintai Rembulan

Cintai Rembulan

Ia enggan untuk memakannya jika saja Malvin tak memaksanya. “Udah gampang sakit, susah makan pula. Pantesan aja Nara suka uring-uringan mikirin kamu yang susah buat makan,” ejek Malvin. “Hehe, iya Vin. Aku sering ngerasa gak nafsu makan. Gak tau deh. Kalau dikasih froster sih mau,” ujar Feray cengengesan tak jelas. “Froster, froster aja terus. Lagi sakit gak usah mikirin froster!”
2.0K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as bulan madu naruto dan hinata
Read
+Library
Bodyguard-Ku Ternyata Mafia

Bodyguard-Ku Ternyata Mafia

tanya Orin, “Kita akan bulan madu.” “Bu-bulan madu?” tanya Naka tidak percaya, kenapa juga harus ada bulan madu, sedangkan malam pertama saja dilalui hanya dengan tidur bersama, lalu kalau bulan madu mau ngapain? Main kartu remi!? “Ya, kita akan bulan madu ke Bali,” jawab Orin dengan penuh antusias, “Papi sudah berikan kita hadiah bulan madu di Bali selama seminggu!”
103.8K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as bulan madu naruto dan hinata
Read
+Library
BUKIT TENGKORAK

BUKIT TENGKORAK

Di depannya hadir seorang gadis bermata abu-abu yang menjadi incaran Akira. Ninja itu bersiul sebanyak tiga kali. Isyarat memberi tahu pimpinan mereka bahwa yang dicari telah menampakkan diri. Namun, Bulan tidak peduli. Ia layangkan pedangnya dan mempertarukan diri melawan ninja yang telah membunuh keluarganya. “Akira!” ucap Bulan ketika pedangnya menahan pedang ninja di depannya. “Jaa nai,” jawab ninja yang tak bisa berbahasa daerah itu.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as bulan madu naruto dan hinata
Read
+Library
Kubalas Madu Dengan Racun

Kubalas Madu Dengan Racun

"Ada apa, ini?" Bayu beranjak ke dapur setelah mendengar suara piring pecah. "Satu hari tinggal di sini mecahin satu piring. Kalau 12 hari berarti selusin. Bener nggak, Yum?" Asti melipat kedua tangannya dengan senyum kemenangan. Mawar merengut kesal karena Asti kembali membuat dirinya malu. Di depan Bayu, Mawar merasa kalah dari Asti.
1031.0K viewsCompletedAdded to Library 743 Times as bulan madu naruto dan hinata
Read
+Library
7 TAHUN SETELAH MENJANDA

7 TAHUN SETELAH MENJANDA

Refleks mulut Hana terbuka dan buru-buru Mahendra mendorong sendoknya masuk ke dalam seraya menyebarkan senyuman cinta. Rasa manis dan dingin memenuhi rongga mulut Hana. Rasa cokelat yang menjadi rasa favorit membuat lidahnya ketagihan dan ingin mengecap kembali setelah rasa manis itu menghilang. Melihat mata Hana berpindah pada wadah, Mahendra pun mengambil lagi dan menyodorkan sendok yang sudah terisi lebih banyak dari suapan pertama. Lagi, Hana menyambutnya tanpa sadar.
9.6183.0K viewsCompletedAdded to Library 7.1K Times as bulan madu naruto dan hinata
Read
+Library
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

ucap mbok Yati terbata. Acara selanjutnya balang sirih. Hanum dan Rayi dipertemukan untuk pertama kalinya. Dalam balutan baju yang sama, ia terlihat sempurna. Tidak Rayi ataupun Hanum yang nampak bahagia. Mereka tak saling pandang walaupun berhadapan. Saat melempar sirih pun, mereka melempar sekenanya. Membuat para tamu gemas melihat aksi mereka.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as bulan madu naruto dan hinata
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status